GazanaPublika.com,Tangerang — Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai peringatan Milad ke-I Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) II Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (TTKKBI) Kabupaten Tangerang yang dirangkaikan dengan acara halal bihalal. Kegiatan tersebut digelar di Desa Kalebet, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, pada Minggu malam (5/4/2026).

Acara yang menjadi tonggak penting bagi perjalanan organisasi ini dihadiri sejumlah tokoh penting TTKKBI dan unsur pemerintahan serta aparat keamanan. Hadir dalam kesempatan itu Ketua Umum TTKKBI H. Tb. Arif Hidayat, Sekretaris Jenderal Dodi Suryana, Ketua DPW I Banten H. Hudi Nurhudiyat, Ketua DPW II Kabupaten Tangerang Yaman Kala Hideung, unsur Kapolsek, serta Koramil setempat. Hadir pula Ketua DPW II Kota Depok Nofrizal.

Momentum milad perdana tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca-Idulfitri, tetapi juga menjadi bentuk penghormatan kepada para tokoh yang dinilai memiliki dedikasi besar terhadap pelestarian seni budaya bela diri tradisional Tjimande di Kabupaten Tangerang.

Dalam acara itu, DPW II TTKKBI Kabupaten Tangerang menganugerahkan piagam penghargaan kepada enam tokoh, yakni Bupati Kabupaten Tangerang Drs. H. Moch. Maesyal Rasyid, M.Si., Kepala Dispora Kabupaten Tangerang Dra. Ratih Rahmawati, MM., Camat Kemiri Rudi H.K., S.H., Danramil Kapten Inf. Cornelius Noya, Kapolsek Mauk AKP I Nyoman Nariana, serta Pembina DPW II TTKKBI Kabupaten Tangerang, Rudi.

Ketua DPW II Kabupaten Tangerang Yaman Kala Hideung menegaskan bahwa pemberian piagam tersebut merupakan bentuk apresiasi atas perhatian dan dukungan yang selama ini diberikan kepada organisasi.

“Pemberian piagam ini sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan atas dedikasi serta perhatian mereka terhadap TTKKBI Kabupaten Tangerang. Mereka telah memberikan kontribusi dalam membina dan mendukung pelestarian seni budaya bela diri tradisional Tjimande,” ujar Yaman.
Ia juga mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan yang terus mengalir kepada organisasi.

“Saya sangat bersyukur dengan keberadaan mereka yang telah tersebut. Kami tidak bisa membalas kebaikan mereka melainkan hanya dengan sebuah piagam untuk menghormati dedikasi mereka,” ujarnya.

Sementara itu, sebelum menyampaikan sambutannya, Ketua Umum TTKKBI H. Tb. Arif Hidayat memberikan pesan yang sarat makna tentang pentingnya menjaga tali persaudaraan dalam organisasi budaya.

“Biasa dibudaya mah, semangatnya naik turun, tetapi silaturahmi tetap berjalan,” ucapnya.

Pernyataan tersebut disambut antusias para peserta yang hadir, terlebih saat ia menegaskan target perluasan kepengurusan di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang.

“29 Kecamatan akan diratakan,” ucapnya, memberi semangat bahwa DPW II Kabupaten Tangerang akan membuka seluruh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) di setiap kecamatan.

Dalam sambutannya, Tb. Arif Hidayat juga memberikan apresiasi khusus kepada Camat Kemiri yang hadir langsung dalam acara tersebut.

“Luar biasa Pak Camat nih,” pujinya.
Di akhir rangkaian sambutan, Ketua DPW I Banten H. Hudi Nurhudiyat memilih menyampaikan pesan singkat namun penuh kehangatan. Ia mengawali dengan ucapan minal aidin wal faizin sebelum menutupnya dengan sebuah pantun:

Ada orang menangkap ikan pantin, takutnya ini ikan kakap, mohon maaf batin dari prilaku salah mohon maaf”

Milad pertama ini menjadi simbol penguatan eksistensi TTKKBI di Kabupaten Tangerang, sekaligus menegaskan komitmen organisasi dalam menjaga warisan seni bela diri tradisional sebagai bagian dari identitas budaya Banten dan Nusantara.

Redaksi

Exit mobile version