GazanaPublika.com, Lebak — Di tengah tren penurunan minat siswa terhadap kegiatan Pasukan Pengibar Bendera di wilayah Kecamatan Malingping, ekstrakurikuler Paskibra SMPN 1 Malingping (PASSPENSA) justru sukses membangkitkan kembali antusiasme siswa. Kegiatan ini tidak hanya berpatokan pada pencapaian prestasi baris-berbaris, melainkan fokus menjadi wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, dan jiwa kepemimpinan bagi para peserta didik.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh pelatih Paskibra SMPN 1 Malingping, Farhan Fahrezy, di Malingping, Kabupaten Lebak pada Jumat (17/7/2026). Ia menjelaskan bahwa melalui proses latihan yang konsisten, para anggota dibentuk agar memiliki mental yang kuat, daya juang tinggi, rasa percaya diri, serta kemampuan mengambil keputusan secara tepat dalam berbagai situasi.
“Tidak ada anak yang pendiam atau pemalas. Yang ada hanyalah anak yang belum memiliki kesempatan untuk menunjukkan bahwa dirinya memiliki potensi yang harus dikembangkan,” ujar Farhan yang juga menjabat sebagai Sekretaris Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kecamatan Malingping sekaligus Pembina Paskibra SDN 1 Kadujajar.
Ia menilai, pendidikan karakter melalui Paskibra dapat menjadi jembatan bagi para siswa dalam meraih cita-cita dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan di masa depan.
“Jika pembinaan ini terus dijalankan secara konsisten dan proses regenerasi berjalan dengan baik, saya yakin akan lahir banyak sumber daya manusia yang unggul dari ekstrakurikuler Paskibra SMPN 1 Malingping,” tambahnya. Keberadaan PASSPENSA kini mulai mendapat perhatian dan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kecamatan Malingping.
Pada kesempatan tersebut, Farhan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak sekolah atas ruang dan dukungan penuh yang diberikan terhadap pengembangan kegiatan ini.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada keluarga besar SMPN 1 Malingping yang telah membuka ruang dan memberikan dukungan penuh terhadap ekstrakurikuler Paskibra. Di saat minat terhadap Paskibra di Kecamatan Malingping cenderung menurun, SMPN 1 Malingping justru menjadi sekolah yang mampu membangkitkan kembali semangat siswa. Bahkan, keberadaan PASSPENSA kini mulai mendapat perhatian dan menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kecamatan Malingping,” pungkasnya.

