GazanaPublika.com, Lebak– Ikatan Mahasiswa Cilangkahan (IMC) Cabang Rangkasbitung bersama Komisariat IMC Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Malingping sukses menggelar Seminar Edukatif Bersih Narkoba & Obat-obatan. Kegiatan yang dipusatkan di SMKN 1 Malingping ini mengusung tema strategis: “Akselerasi Sinergi Mahasiswa & Masyarakat dalam Pencegahan Narkotika di Era Generasi Digital.”
Agenda ini diselenggarakan sebagai bentuk komitmen nyata organisasi mahasiswa dalam membentengi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA), terutama di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan teknologi digital saat ini.
Peran Mahasiswa sebagai Agen Perubahan di Era Digital
Seminar yang berlangsung interaktif ini dihadiri oleh ratusan siswa, dewan guru, serta jajaran pengurus IMC. Dalam sambutannya, Ketua IMC Komisariat UNMA Malingping, Nurodin, menekankan adanya tanggung jawab moral yang diemban oleh mahasiswa untuk menjadi pelopor pencegahan narkoba di lingkungan masyarakat.
“Di era digital saat ini, akses informasi begitu mudah diperoleh. Oleh karena itu, generasi muda harus mampu memanfaatkan teknologi untuk hal-hal positif dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkotika. Mahasiswa harus hadir sebagai agen perubahan yang memberikan edukasi dan contoh yang baik di tengah masyarakat,” tegas Nurodin, di Malingping (15/6/2026).
Senada dengan hal tersebut, Ketua IMC Cabang Rangkasbitung, Faqih Khoerudin, menitikberatkan pada pentingnya kolaborasi multisektor dalam menghadapi ancaman barang haram tersebut, khususnya yang menyasar kalangan pelajar.
“Pencegahan narkotika tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi yang kuat antara seluruh elemen masyarakat. Melalui seminar ini, kami berharap para pelajar memiliki pemahaman yang lebih baik sehingga mampu menjadi generasi yang tangguh dan berdaya saing tanpa terpengaruh oleh narkoba,” ungkap Faqih.
Waspada Modus Peredaran Melalui Media Sosial
Hadir sebagai pemateri utama, Hasan selaku Kanit I Sat Narkoba Polres Lebak, memaparkan materi komprehensif mengenai jenis-jenis narkotika, dampak hukum yang menjerat pelaku maupun pengedar, hingga langkah-langkah preventif yang bisa diambil oleh pihak sekolah dan pelajar.
Ia mengingatkan bahwa jaringan peredaran narkotika zaman sekarang sudah semakin canggih dan bertransformasi ke ranah digital.
• Modus Baru: Jaringan narkoba kini mulai memanfaatkan berbagai platform digital dan media sosial untuk menjangkau para korbannya.
• Benteng Utama: Pengetahuan dan literasi yang cukup mengenai bahaya narkoba adalah pelindung awal yang paling efektif bagi remaja untuk membentengi diri serta lingkungan terdekat mereka.
Sepanjang acara, para siswa SMKN 1 Malingping tampak sangat antusias. Hal ini terlihat dari hidupnya sesi diskusi dan tanya jawab terkait kiat-kiat konkret menciptakan lingkungan belajar yang sehat, produktif, serta bersih dari pengaruh narkoba.
Melalui sinergi antara mahasiswa, aparat penegak hukum, institusi pendidikan, dan masyarakat ini, diharapkan dapat lahir generasi digital yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berintegritas dan bersih dari penyalahgunaan narkoba demi kemajuan Kabupaten Lebak ke depan.

