Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

Opini Kamis, 13 Agustus 2026 16:37 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

Oleh: Tedi Subarkah

GazanaPublika.com, — Dinamika dunia media sosial pada platform digital saat ini telah memasuki fase *cognitive warfare* (perang kognitif). Fungsi utama media sosial yang semula menjadi penyambung antar-lini bangsa kini telah bergeser menjadi arena perang propaganda dari berbagai pihak.

Advertisement

Saluran berita maupun informasi resmi yang terikat oleh kaidah-kaidah jurnalistik pun kian terkikis. Keberimbangan sumber dan kevalidan data tidak lagi menjadi ukuran utama kualitas suatu informasi, melainkan ditentukan oleh tolok ukur algoritma.

Secara teknis, tidak ada yang salah dengan kemajuan teknologi. Akan tetapi, pemanfaatan yang tidak rasional serta mengabaikan norma-norma sosial berdampak negatif terhadap kelangsungan hidup masyarakat, baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan.

Masyarakat pengguna media sosial berasal dari rentang yang amat beragam, mencakup pelbagai kalangan, profesi, kepentingan, dan usia.

Keberadaan ragam konten di media sosial mampu memengaruhi ruang psikis masyarakat secara positif maupun negatif. Kendati demikian, patut diakui secara terbuka bahwa konten-konten yang tidak bernilai inspiratif, tidak edukatif, serta tidak membangun kemapanan jiwa justru menjadi jenis konten yang paling digemari.

BACA JUGA:  Piramida Ekonomi: Menjaga Stabilitas Melalui Kesejahteraan Mandiri Kelas Bawah dan Penguatan Kelas Menengah

Di samping itu, marak pula penayangan konten propaganda yang kerap muncul di linimasa, seperti tayangan pesta LGBTQ di luar negeri hingga aksi pamer kemewahan (*flexing*) oleh pasangan sesama jenis.

Dampak turunannya, konflik horizontal akibat disinformasi, hoaks, dan ujaran kebencian tidak jarang memicu tindak kriminalitas. Fenomena ini bahkan berpotensi memutarbalikkan fakta atas aksi mahasiswa yang murni memperjuangkan aspirasi rakyat. Gerakan moral tersebut kerap menjadi bias akibat penyusupan kelompok lain yang mengusung agenda tertentu, sehingga ketulusan dan kemurnian intelektual muda akhirnya ternodai.

Menyikapi persoalan tersebut, Student Care Wilayah Papua menyelenggarakan kegiatan Pendalaman Literasi Digital secara daring dengan mengusung pendekatan adat dan kebudayaan.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 7 Agustus 2026, sebagai momentum untuk memperingati Hari Masyarakat Adat Internasional yang jatuh pada 8 Agustus.

Acara tersebut dihadiri oleh 20 perwakilan mahasiswa dari Wilayah Papua, perwakilan warga Adat Bali, serta unsur tokoh kebudayaan Sunda.

BACA JUGA:  Badai Ekonomi Nasional: Ketika Kebijakan Populis dan Efisiensi Fiskal Jepit Rakyat

Narasumber kegiatan, Tedi Subarkah, memaparkan pandangannya, “Perang pikiran berbeda dengan perang pemikiran, ide, atau gagasan. Perang pikiran merupakan upaya sistematis—baik secara terbuka maupun tertutup—yang berampak pada perpecahan suatu entitas maupun bangsa, tanpa memandang siapa pun aktor di belakangnya. Oleh karena itu, kami sangat mengapresiasi langkah rekan-rekan Student Care Papua yang terus mendalami isu ini. Harapannya, ancaman tersebut dapat ditangkal melalui pendekatan yang harmonis, humanis, serta kaya akan gagasan kreatif, memanfaatkan potensi besar yang tersebar di seluruh wilayah Papua demi kemajuan masyarakat asli Papua.”

Pada kesempatan yang sama, Demius Kogoya selaku perwakilan intelektual muda Papua mengungkapkan, “Kami sangat terbantu oleh penyelenggaraan kegiatan ini. Kami termotivasi untuk memproduksi konten-konten kreatif yang positif demi memperkuat tali persaudaraan masyarakat adat, sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan pelbagai elemen masyarakat di seluruh Indonesia.”

Penulis adalah budayawan dan pegiat tradisi Kesundaan serta aktifis ’98. 

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Opini

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Opini

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

Opini

Djati Niscala Eco Theologi Sunda—Kajian Horoskop Pusaka Kujang Niscala Sunda

Opini

Melirik Dukungan Pusat untuk Perkebunan Jawa Barat

BERITA TERBARU

Hari Pramuka ke-65, Kapolda Banten Tekankan Pentingnya Karakter dan Kemandirian Generasi Muda

Spider-Man: Brand New Day. Terlaris 2026

Hidup Tenang, Tidak Berlebihan: Kembali ke Kesederhanaan yang Menentramkan

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.