GazanaPublika.com, Lebak – Warga Kampung Palendeng, Desa Sindangwangi, Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, bergerak secara mandiri memperbaiki akses jalan yang rusak melalui sistem gotong royong dan penggalangan dana iuran warga, Jumat (17/7/2026). Langkah ini terpaksa diambil karena dinilai minimnya perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar infrastruktur di wilayah tersebut.

Dari hasil usaha bersama, warga berhasil mengumpulkan material berupa pasir, batu, serta sekitar 1.000 sak semen untuk memperbaiki jalan yang menjadi urat nadi aktivitas sehari-hari mereka.

Menanggapi hal ini, Sekretaris Cabang PMII Kabupaten Lebak Restu Ramdani menyebut semangat gotong royong warga patut diapresiasi, namun sekaligus menjadi kritik keras bagi pemerintah daerah.

“Apa yang dilakukan masyarakat patut diapresiasi. Namun, apresiasi tidak boleh berhenti pada ucapan semata. Pemerintah harus hadir melalui kebijakan dan kerja nyata dengan memprioritaskan pembangunan infrastruktur di wilayah yang belum tersentuh,” tegas Restu.

Ia menegaskan pembangunan fasilitas publik adalah tanggung jawab negara, bukan beban yang harus dipikul sendiri oleh masyarakat. Fenomena ini menjadi indikator nyata belum meratanya pembangunan di Kabupaten Lebak.

“Warga tidak seharusnya menanggung sendiri beban pembangunan yang menjadi kewajiban pemerintah. Ini pesan kuat bahwa masyarakat menunggu tindakan nyata, bukan sekadar janji berulang saat politik,” tambahnya.

PMII Kabupaten Lebak mendesak pemerintah daerah segera mengevaluasi program pembangunan dan memprioritaskan wilayah yang masih tertinggal aksesnya demi mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat. ***

Redaksi

Exit mobile version