GazanaPublika.com, Serang – Kabar mengejutkan datang dari Partai Perindo di Provinsi Banten. Sejumlah pengurus partai, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, secara serentak mengajukan pengunduran diri.
Proses pengunduran diri tersebut berlangsung pada Rabu (15/1/2025) di sebuah rumah makan yang berlokasi di Jalan Bhayangkara, Kota Serang. Berdasarkan pantauan, sekitar 19 orang pengurus hadir dalam acara tersebut,.dilansir dari TribunBanten.com.
Acara dimulai dengan pembacaan dan penandatanganan surat pengunduran diri bersama, diikuti pelepasan atribut partai yang dikenakan oleh para pengurus.
“Hari ini, kami selaku pengurus DPW dan DPD Partai Perindo di Banten menyatakan mengundurkan diri, baik sebagai pengurus maupun anggota,” ujar Sekretaris DPW Perindo Banten, Ida Novi Ananda, saat membacakan pernyataan resmi.
Meskipun memilih untuk hengkang, Ida tetap menyampaikan harapan agar Partai Perindo yang didirikan oleh Hary Tanoesoedibjo terus berkembang dan menjadi partai politik yang besar serta dicintai masyarakat.
“Kami berharap Partai Perindo mampu menjaga etika politik dan terus berkontribusi positif bagi masyarakat,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang terkait, sekaligus mengucapkan rasa terima kasih atas kebersamaan yang telah terjalin selama ini.
“Kami mohon maaf atas segala kekhilafan, dan terima kasih karena telah menjadi bagian dari perjalanan kami di partai ini,” tuturnya.
Dalam pernyataan lanjutan, diketahui bahwa pengunduran diri ini melibatkan enam DPD di Banten, yakni Kabupaten Tangerang, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, Kota Serang, dan Kota Cilegon.
Ketua Dewan Pertimbangan DPW Perindo Banten, Yandra Doni, mengungkapkan bahwa hingga kini jumlah pengurus yang mengundurkan diri telah mencapai sekitar 30 orang. Ia memprediksi angka tersebut akan terus bertambah dalam beberapa waktu ke depan.
“Jumlah ini belum final, kemungkinan akan terus bertambah seiring proses yang berlangsung,” ujar Yandra.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak DPP Partai Perindo terkait fenomena ini.

