GazanaPublika.com, Lebak – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurul Hidayah Lebak Banten menggelar Wisuda Program Sarjana ke-4 Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) dan Wisuda Program Sarjana ke-2 Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES), yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-14 STAI Nurul Hidayah. Kegiatan berlangsung khidmat di Gedung Adam Anugerah, Malingping, Kabupaten Lebak, Sabtu (30/5/2026).
Dalam sidang senat terbuka yang dipimpin Ketua STAI Nurul Hidayah Lebak Banten, sebanyak 46 mahasiswa resmi dikukuhkan sebagai lulusan sarjana. Prosesi tersebut menjadi penanda keberhasilan para mahasiswa menyelesaikan pendidikan tinggi sekaligus wujud kontribusi perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing.
Tahun ini, wisuda dan harlah mengusung tema ‘Pengkuh Agamana, Luhung Elmuna, Jembar Budayana, Ageung Kawanina’. Tema tersebut mencerminkan komitmen STAI Nurul Hidayah dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan, mengembangkan keilmuan, memperluas wawasan budaya, serta membangun jejaring kemitraan yang luas untuk mewujudkan pendidikan tinggi Islam yang berkualitas.
Ketua STAI Nurul Hidayah Lebak Banten, Dadang Ahmad Sujatnika, menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal pengabdian para sarjana kepada masyarakat, bangsa, dan agama.
“Para lulusan diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang membawa manfaat di tengah masyarakat, menjaga integritas, serta terus mengembangkan kompetensi sesuai dengan kebutuhan zaman,” ujarnya.
Acara tersebut dihadiri oleh Zaenal Mutaqin selaku Staf Ahli Gubernur Banten Bidang Pemerintahan, Politik dan Hukum, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lebak Abdul Basit yang diwakili Kepala Penyelenggara Zakat dan Wakaf, unsur Dewan Pembina, Dewan Pengawas dan Dewan Pengurus Yayasan Islam Nurul Hidayah Malingping, sivitas akademika, orang tua wisudawan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah mitra strategis dan pengguna lulusan.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada dosen yang berhasil menyelesaikan studi doktoral (S3) sebagai bentuk apresiasi atas peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan kampus. Selain itu, para wisudawan mengucapkan Janji Alumni dan Ikrar Anti Korupsi sebagai komitmen moral untuk menjunjung tinggi integritas dalam kehidupan bermasyarakat maupun dunia kerja.
Sebagai bagian dari penguatan tradisi akademik, kegiatan turut menghadirkan orasi ilmiah yang disampaikan oleh Dase Erwin Juansah. Dalam orasinya, ia mengulas makna filosofis tema wisuda dan harlah yang menjadi landasan pengembangan STAI Nurul Hidayah dalam menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.
Peringatan Harlah ke-14 juga menjadi momentum refleksi perjalanan STAI Nurul Hidayah dalam mengembangkan pendidikan tinggi Islam di Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten. Selama 14 tahun berdiri, institusi tersebut terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian dari kontribusinya dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya di wilayah Daerah Otonomi Baru Kabupaten Cilangkahan.
Melalui wisuda tahun 2026 ini, STAI Nurul Hidayah Lebak Banten kembali menegaskan komitmennya untuk melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, serta kepedulian sosial yang tinggi guna menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa depan. (red)
