GazanaPublika.com, Yaman — Kelompok bersenjata Houthi di Yaman kembali menyatakan dukungan terbuka kepada Iran di tengah memanasnya ketegangan dengan Israel. Dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui kanal Telegram, Jumat (13/6), kelompok yang beraliansi erat dengan Teheran ini menegaskan bahwa Iran berhak sepenuhnya mempertahankan diri serta mengembangkan program nuklirnya.
“Kami mendukung hak penuh dan sah Republik Islam Iran untuk mempertahankan diri dan melanjutkan pengembangan program nuklirnya,” tulis pernyataan resmi dari biro politik Houthi, sebagaimana dikutip AFP.
Kelompok Houthi juga mengecam keras serangan udara Israel yang dilancarkan pada Jumat dini hari, yang menargetkan berbagai instalasi strategis di Iran, termasuk fasilitas nuklir Natanz dan sejumlah pusat riset militer. Houthi menilai tindakan tersebut sebagai bentuk agresi brutal yang tidak hanya menyerang kepentingan militer, tetapi juga mengancam keselamatan warga sipil.
“Kami mengutuk keras agresi biadab Israel terhadap Iran dan menegaskan bahwa Iran memiliki hak penuh untuk membalas dengan cara apa pun yang dianggap perlu,” lanjut pernyataan itu.
Pernyataan Houthi datang di tengah meningkatnya kekhawatiran internasional akan perluasan konflik Timur Tengah, terutama setelah Iran menuduh Israel melancarkan provokasi langsung melalui serangan-serangan udara yang menyasar infrastruktur penting nasional.
Houthi sendiri telah menjadi aktor non-negara yang aktif dalam konfrontasi kawasan. Dalam beberapa bulan terakhir, mereka tercatat meluncurkan sejumlah serangan drone dan rudal ke wilayah Israel, sebagai bentuk solidaritas terhadap perjuangan rakyat Palestina dan dukungan terhadap Iran.
Dengan eskalasi yang terus meningkat dan keterlibatan kelompok milisi regional seperti Houthi, para pengamat menilai bahwa konflik Israel-Iran berpotensi berkembang menjadi konfrontasi yang lebih luas, melibatkan negara-negara lain serta memperumit dinamika geopolitik Timur Tengah.

