GazanaPublika.com, Jakarta — Rentetan ledakan dilaporkan terjadi di sekitar Pulau Kharg, salah satu kawasan strategis Iran yang menjadi pusat utama ekspor minyak mentah di Teluk Persia, pada Sabtu, 5 September 2026.
Laporan mengenai ledakan tersebut muncul di tengah kembali memanasnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat yang telah berlangsung selama lebih dari enam bulan. Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pemerintah Iran maupun Amerika Serikat mengenai penyebab ledakan maupun target yang menjadi sasaran.
Dilansir AFP, Sabtu (5/9/2026), kantor berita Iran Fars melaporkan bahwa sejumlah ledakan terdengar di sekitar Pulau Kharg. Koresponden Fars menyebut ledakan terdengar pada Sabtu, tetapi tidak melihat adanya asap di lokasi.
Sementara itu, kantor berita SNN mengklaim sebuah kapal tanker Iran menjadi sasaran serangan Amerika Serikat di sekitar pulau tersebut. Namun, laporan mengenai kapal tanker yang menjadi sasaran itu belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak Amerika Serikat maupun Iran.
Pulau Kharg memiliki posisi strategis bagi perekonomian Iran karena menjadi lokasi terminal utama ekspor minyak mentah negara tersebut. Karena itu, setiap insiden di sekitar wilayah tersebut berpotensi meningkatkan kekhawatiran terhadap keamanan fasilitas energi dan jalur pelayaran di kawasan Teluk Persia.
Ketegangan Iran dan AS kembali meningkat setelah pertempuran antara kedua pihak pecah pada pekan sebelumnya. Amerika Serikat dilaporkan melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran, yang kemudian dibalas Teheran dengan serangan terhadap target-target Amerika Serikat di sejumlah wilayah Timur Tengah.
Pada Kamis lalu, Iran menyatakan militernya telah menyerang pangkalan militer Amerika Serikat di Kuwait dan Uni Emirat Arab. Teheran juga menyatakan akan melakukan pembalasan atas kematian warga sipil dalam sebuah pesta pernikahan yang menurut Iran disebabkan oleh serangan Washington.
Di tengah meningkatnya eskalasi tersebut, Selat Hormuz juga menjadi salah satu titik ketegangan utama. Iran disebut berupaya memblokir jalur pelayaran di selat strategis itu, sementara Amerika Serikat mempertahankan blokade terhadap sejumlah pelabuhan Iran.
Belum jelas apakah ledakan di sekitar Pulau Kharg berkaitan langsung dengan eskalasi terbaru antara Iran dan Amerika Serikat. Otoritas kedua negara juga belum memberikan penjelasan resmi mengenai insiden tersebut.

