GazanaPublika.com, Jakarta – Mahasiswa Universitas Trisakti menyuarakan kekecewaan atas pengesahan RUU TNI oleh DPR pada Kamis (20/3/2025). Mereka menilai langkah ini sebagai kemunduran dalam semangat reformasi yang diperjuangkan sejak 1998. Presiden BEM Universitas Trisakti, Faiz Nabawi Mulya, menyatakan bahwa pemerintah saat ini telah mengkhianati amanat reformasi dengan mengembalikan corak militeristik dalam pemerintahan.
Sebagai bentuk protes, Faiz mengumumkan rencana pembongkaran Tugu 12 Mei, simbol lahirnya reformasi. “Kami akan mengajukan permohonan kepada Pemda DKI untuk menghancurkan Tugu 12 Mei karena pemerintah telah mencederai semangat reformasi,” tegasnya.
Dalam rapat paripurna DPR, RUU TNI disahkan dengan persetujuan mayoritas anggota dewan. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto hadir dalam sidang tersebut. Ketua DPR Puan Maharani menegaskan bahwa revisi UU ini tidak mengembalikan dwifungsi TNI. Namun, mahasiswa Trisakti tetap bersikeras akan melanjutkan perlawanan terhadap kebijakan yang dinilai merusak cita-cita reformasi.

