Advertisement
GazanaPublika.com, Jakarta — Penertiban parkir liar di kawasan Kolam Renang Bulungan, Jakarta Selatan, berujung bentrokan antara petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan sejumlah pekerja proyek. Seorang anggota Satpol PP mengalami luka hingga harus mendapat enam jahitan setelah insiden tersebut.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan, peristiwa itu terjadi ketika petugas melakukan penertiban parkir liar dan pedagang kaki lima (PKL) yang dinilai mengganggu ketertiban umum. Dalam kegiatan tersebut, Satpol PP bersama Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan penindakan terhadap pelanggaran di lokasi.
Advertisement
Pramono mengaku telah menerima laporan langsung dari Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, pada Minggu (11/10/2026) malam dikutip dari detik.com.
“Satpol PP tersebut akhirnya mendapatkan perawatan di Puskesmas Kelurahan Selong dan menerima enam jahitan,” kata Pramono di kawasan Jakarta Timur, Senin (12/10/2026), dikutip dari detikNews.
Berdasarkan keterangan Pramono, penertiban dilakukan untuk menata parkir kendaraan dan aktivitas pedagang kaki lima yang menggunakan lahan hingga mengganggu ketertiban umum.
Dalam proses tersebut, petugas Dishub melakukan tindakan terhadap kendaraan yang diparkir sembarangan, termasuk mencabut pentil ban. Namun, penertiban itu kemudian berujung kericuhan dengan sejumlah pekerja proyek.
Insiden tersebut menjadi perhatian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, terutama karena petugas mengalami luka ketika menjalankan tugas penertiban. Peristiwa ini juga kembali menyoroti potensi konflik di lapangan saat petugas menegakkan aturan terkait parkir liar dan ketertiban umum.
Hingga informasi yang disampaikan dalam laporan tersebut, belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai identitas para pekerja proyek yang terlibat maupun langkah hukum yang akan diambil terhadap pihak-pihak terkait.
Advertisement
