GazanaPublika.com,   Jakarta – Setelah sempat mengalami kekosongan stok darah usai Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Barat kini kembali memiliki persediaan yang memadai. Namun, masyarakat tetap diimbau untuk aktif berdonor demi menjaga stabilitas pasokan darah.

“Alhamdulillah, stok darah mulai tersedia kembali. Tapi kami tetap membutuhkan peran aktif masyarakat untuk berdonor secara rutin,” ujar Ketua PMI Provinsi DKI Jakarta, Rustam Effendi, saat meninjau langsung Unit Pengumpul Darah (UPD) PMI Jakarta Barat, Rabu (16/4/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Rustam memastikan seluruh layanan donor darah, mulai dari registrasi hingga pengambilan darah, berjalan lancar meski sedang berada dalam masa transisi sistem pelayanan nasional.

“Ini krusial untuk memastikan bahwa ketersediaan darah tetap terjaga dan masyarakat yang membutuhkan tetap bisa dilayani dengan cepat,” tegasnya.

Rustam juga mengapresiasi kesiapsiagaan para petugas dan relawan di UPD PMI Jakarta Barat yang tetap bekerja maksimal meskipun sistem tengah diperbarui.

“Di tengah masa peralihan, saya melihat langsung bahwa tim kami tetap melayani dengan sepenuh hati. Kebutuhan darah tidak bisa menunggu,” katanya.

Guna menjaga kelancaran pelayanan, PMI menyiagakan tim relawan tambahan untuk membantu proses input manual dan memperluas jalur komunikasi, termasuk melalui Call Center (021-3906666) dan WhatsApp Halo Donor (0856-8864-678).

Rustam menjelaskan bahwa peralihan sistem ini merupakan bagian dari program nasional PMI untuk mewujudkan layanan donor darah yang lebih cepat, aman, dan terintegrasi secara nasional. Jakarta menjadi salah satu wilayah pertama yang menerapkan sistem ini secara penuh.

“Perubahan ini bukan sekadar teknis, tapi langkah besar menuju layanan yang lebih efisien, akurat, dan yang terpenting—menyelamatkan lebih banyak nyawa,” ujarnya.

Kepada masyarakat yang sedang menunggu transfusi darah untuk anggota keluarga, Rustam berpesan agar tetap tenang dan percaya pada PMI.

“PMI hadir dan terus bekerja keras memenuhi kebutuhan. Jangan ragu untuk menghubungi kami,” imbuhnya.

Sebelumnya, PMI Jakarta Barat mencatat kekosongan hampir total untuk golongan darah AB, A, B, dan O sesaat setelah Lebaran. Kondisi ini sempat mengkhawatirkan, mengingat permintaan dari rumah sakit terus berdatangan.

Ketua PMI Jakarta Barat, Beky Mardani, menuturkan bahwa momen pasca-Lebaran memang selalu menjadi tantangan, karena banyak masyarakat masih menikmati libur panjang sementara pasien tetap membutuhkan donor darah.

“Stok darah sempat benar-benar kosong, padahal permintaan tak pernah berhenti. Kami sangat membutuhkan bantuan masyarakat,” kata Beky pekan lalu.

Dengan kondisi yang mulai membaik, PMI berharap partisipasi publik dalam donor darah bisa terus berlanjut agar tidak terjadi kekosongan serupa di masa mendatang.

Redaksi

Exit mobile version