GazanaPublika.com, Jakarta, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia buka suara mengenai pertemuan antara pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung dan Rano Karno, dengan Gubernur DKI Jakarta 2017-2022, Anies Baswedan. Bahlil menilai pertemuan tersebut tidak memiliki arti yang luar biasa, mengingat pasangan calon tersebut tidak bertemu dengan Presiden maupun mantan Presiden.
“Biasa saja. Kami tidak menganggapnya sesuatu yang istimewa. Yang saya kaget itu kalau seandainya mereka bertemu dengan Pak Prabowo atau Pak Jokowi,” kata Bahlil, dikutip dari detikcom.
Bahlil juga membandingkan dengan pasangan calon yang mereka usung, yakni Ridwan Kamil dan Suswono. Menurutnya, keduanya telah bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, yang menunjukkan betapa pentingnya komunikasi politik dalam proses Pilkada.
“Kalau di pasangan kami, Ridwan Kamil sudah bertemu dengan Presiden Jokowi dan Pak Prabowo. Itu adalah tanda bahwa kami serius dalam proses komunikasi politik,” ujarnya.
Bahlil melanjutkan, perbedaan dalam jumlah tokoh yang mendukung kedua pasangan calon juga menjadi faktor penting. Menurutnya, pihaknya memiliki lebih banyak tokoh pendukung dibandingkan dengan pasangan nomor urut 3.
“Kami punya lebih banyak tokoh di belakang pasangan kami, tapi itu tidak penting untuk kami ungkapkan lebih lanjut. Kami percaya, dengan dukungan yang solid, hasil yang terbaik akan kami dapatkan, terutama dengan Ridwan Kamil dan Suswono sebagai kandidat yang kuat,” sambungnya.
Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta 2017-2022, Anies Baswedan, sebelumnya mengunggah foto pertemuannya dengan Pramono Anung dan Rano Karno di akun Instagram pribadinya. Dalam postingan tersebut, Anies menuliskan bahwa pertemuan tersebut dilakukan di rumahnya dengan tajuk ‘Menerima Bapak Pramono Anung dan Bapak Rano Karno’ dan menciptakan suasana yang hangat dan menyenangkan dengan lontong sayur dan kopi buatan sang istri, Fery Farhati..
Sumber: CNBCIndonesia.com

