GazanaPublika.com, Jakarta – Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) melontarkan kritik tajam kepada Menteri Koperasi dan UKM, Budi Arie Setiadi, dalam rapat kerja Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (26/5/2025). Kritik tersebut terkait target ambisius pembentukan 80.000 Koperasi Desa Merah Putih serta pernyataan kontroversial Budi soal dugaan keterlibatan partai politik dalam jaringan judi online.
Anggota Komisi VI dari Fraksi PDI-P, Darmadi Durianto, secara lugas mempertanyakan keseriusan Budi dalam mencapai target koperasi desa tersebut. Ia menilai Budi panik dan melontarkan tuduhan tanpa dasar terhadap partainya.
“Saya minta Bapak jangan panik mengejar 80.000 ini. Jangan panik, jangan kemudian karena kepanikan Bapak lari ke mana-mana,” ujar Darmadi.
Pernyataan itu muncul sebagai respons atas tudingan Budi Arie yang menyebut ada partai politik menjadi mitra bandar judi online, sebagaimana dilontarkan dalam program “Gaspol!” yang tayang di Kompas.com, Kamis (22/5/2025).
“Apalagi Bapak juga sekarang lagi enggak tenang pikirannya, kan? Diserang sana-sini. Tapi kalau tenang, jangan fitnah sana-sini, Pak. Jangan fitnah partai kami,” lanjut Darmadi.
Meski sempat diinterupsi anggota dewan lain, Darmadi tetap menekankan agar Budi Arie tidak menjadikan ketegangan politik sebagai alasan menyebar fitnah yang merugikan institusi politik tertentu.

