GazanaPublika.com, Cilegon – Penutupan kegiatan orientasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2024 di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Banten, Kamis (26/6/2025), menandai bukan hanya selesainya proses pembekalan, tetapi juga kesiapan moral dan profesional para peserta untuk mengemban tugas dalam sistem pemasyarakatan.
Selama proses orientasi, para CPNS tidak hanya dibekali dengan materi teknis, tetapi juga ditanamkan nilai-nilai kedisiplinan, integritas, dan karakter sebagai aparatur pemasyarakatan yang berkomitmen pada pelayanan publik.
Kepala Kanwil Ditjenpas Banten, M. Ali Syeh Banna, dalam sambutannya menekankan bahwa pelatihan ini adalah pondasi penting untuk mencetak ASN yang tangguh, beretika, serta mampu bekerja secara profesional di tengah sistem birokrasi yang menuntut integritas dan ketelitian.
“Orientasi ini bukan sekadar pengenalan teknis, tetapi juga penguatan karakter dan nilai pengabdian. Kami ingin melahirkan insan pemasyarakatan yang sadar akan perannya sebagai pelayan masyarakat, bukan sekadar pekerja administratif,” ujar Ali.
Sebanyak 108 CPNS dibekali dengan pengetahuan menyeluruh tentang sistem pemasyarakatan, termasuk aspek teknis operasional di lapas, rutan, hingga balai pemasyarakatan, serta pelatihan mental dan pembiasaan etos kerja birokrasi.
Ali juga menegaskan bahwa dinamika dunia pemasyarakatan saat ini menuntut sumber daya manusia yang fleksibel dan sigap dalam menghadapi kompleksitas permasalahan sosial.
“Tugas pemasyarakatan ke depan tidak bisa lagi dijawab hanya dengan rutinitas. Kita butuh pegawai yang kuat secara mental, komunikatif, dan berpegang teguh pada etika pelayanan,” tambahnya.
Acara penutupan berlangsung meriah dengan penyerahan simbolis Surat Keputusan (SK) CPNS kepada perwakilan UPT, pemasangan PIN Kementerian kepada CPNS terbaik, serta pertunjukan seni dan keterampilan dari peserta. Semua itu menjadi cerminan semangat kolektif yang tumbuh selama masa orientasi dan menjadi awal dari perjalanan panjang sebagai abdi negara yang bertanggung jawab. (IB)

