GazanaPublika.com, Lebak – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, terus melakukan pembinaan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal itu dilakukan sebagai upaya membangkitkan perekonomian masyarakat.
Disebutkan, program pembinaan, pelatihan, hingga pendampingan terus dilakukan Pemkab agar pelaku UMKM mampu meningkatkan daya saing dan memperluas pasar, Jumat (3/7/2026).
Plt Kepala Dinas (Kadis) Koperasi dan UKM Lebak, Imam Suangsa, mengatakan komitmen kuat Pemkab dalam mendorong kemajuan sektor UMKM dengan berbagai pembinaan. “Setiap tahun kami melakukan pembinaan, pelatihan digitalisasi, dan pemberian bantuan teknis untuk memperkuat pelaku UMKM,” ujar Imam.
Diketahui, berbagai UMKM di Lebak bergerak di berbagai bidang usaha, mulai dari produksi kuliner, minuman, kerajinan bambu, batik, hingga produk khas masyarakat Baduy. Untuk memperluas pemasaran, pemerintah daerah juga memberikan pelatihan digital kepada para pelaku UMKM.
Melalui pelatihan tersebut, seratus lebih pelaku usaha didorong memanfaatkan berbagai platform media sosial dan loka pasar sebagai sarana
“Dari jumlah itu, sebanyak 160 pelaku UMKM telah mendapatkan bantuan untuk meningkatkan kualitas usahanya. Bantuan meliputi fasilitasi sertifikasi Perizinan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), sertifikasi halal, hingga pendampingan legalitas usaha,’ kata Imam.
Selain itu, terang Plt Kadis, pemerintah juga memberikan bantuan pengurusan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) guna melindungi merek, logo, dan produk UMKM dari tindakan peniruan. “Tujuannya itu diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk-produk lokal asal Kabupaten Lebak,” katanya.
Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UKM Lebak, jumlah pelaku UMKM di Lebak tersebut mencapai lebih dari 117.269 unit usaha.
Salah seorang pengusaha bakso ikan asal Malingping, Noneh mengaku terbantu dengan pembinaan umkm dari Pemkab Lebak. “Usaha baso saya lumayan sudah berjalan dari dulu. Dan ada pembinaan dari pemkab, kami juga terbantu dengan sertifikasi halal, HAKI dan platform pemasaran digital. Alhamdulillah,” ungkapnya. (*)
