Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

Genta Qalbu Minggu, 10 Agustus 2025 21:24 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Genta qolbu mutiara AOA

Advertisement

“Iman adalah telanjang, bajunya adalah ketakwaan” – AOA

GazanaPublika.com, Iman apabila diartikan itu percaya. Apabila di-implementasikan dalam fenomena kehidupan, segala apa yang dipercaya oleh manusia adalah keimanan, baik itu ke scientific sekalipun seperti percaya teori evolusi, bigbang, percaya kepada atasan, percaya bahwa dunia seperti roda berputar dan sebagainya. Semua itu melibatkan keimanan. Bahkan orang percaya bahwa kuburan tempat bermunajat yang baik, batu bertuah, orang menyembah batu karena dipandang sebagai perwujudan Tuhan, semua itu melibatkan keimaman. Orang Kristen, Budha, Hindu dan semua agama dan kepercayaan di dunia, bentuknya adalah keimanan.

Advertisement

Oleh karenanya hal tersebut dikatakan bahwa iman itu ada telanjang. Telanjang dalam pengertian masih terbuka dan bisa dipersepsikan oleh semua manusia apapun keyakinannya.

Bahkan di dalam di dalam keimanan Islam sekalipun, sama masih disebut telanjang. Hal ini alasannya karena semua orang yang mengaku dirinya meyakini rukun iman sekalipun Islamnya belum dilaksanakan secara sempurna maka mereka semua dikategorikan orang-orang yang beriman.

Lalu kemudian muncul persepsi di kalangan sosial ada istilah bahwa keimanan yang lemah dan keimanan yang kuat. Keimanan yang lemah artinya bahwa seseorang masih dikatakan beriman selama dia beragama Islam walaupun tidak melaksanakannya. Dan ketika sudah melaksanakannya dan seorang yang mengatakan telah beriman tersebut menjauhi segala hal-hal yang dilarang oleh Allah dan melaksanakan hal-hal yang diperintahkannya, itu disebut sebagai orang yang Islam secara Kaffah dan boleh disebut sebagai orang muslim atau orang mukmin.

Dari uraian tersebut mutiara AOA di atas menjelaskan secara sederhana bahwa bajunya keimanan itu adalah ketakwaan. Baju tersebut bukanlah sekedar baju yang dipahami sebagai formalitas belaka, atau sebagai penutup aurat saja, bukan demikian. Yang disebut baju adalah identitas seorang muslim yang membedakan dengan penganut agama yang lain dan segala keyakinan-keyakinan yang ada. Taqwa adalah sebagai furqan atau pembeda antara orang yang sudah benar-benar Islam dan orang yang belum menjalankan Islam dengan sepenuhnya atau dengan agama-agama dan keyakinan-kwyakinan lainnya. Identitas adalah jati diri seorang muslim dan taqwa adalah sebagai identitas yang melekat pada seorang muslim. Taqwa adalah menjaga diri dari hal-hal yang tidak disukai oleh Allah SWT.

Advertisement

Iman Takwa
Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Genta Qalbu

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Genta Qalbu

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Genta Qalbu

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Genta Qalbu

Ketika Cinta Kebablasan, dan Benci Kelewat Batas

BERITA TERBARU

Lemkapi Berikan Penghargaan Kepada Dirreskrimsus Polda Banten Atas Dedikasi dan Komitmen Berantas Kejahatan Khusus

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Timor Leste, Puluhan Peraih Nobel Ikut ke Istana

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Polda Banten Imbau Orang Tua Awasi Anak agar Tak Terjebak Kericuhan Saat Penyampaian Aspirasi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Ketika Cinta Kebablasan, dan Benci Kelewat Batas

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.