Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Genta Qalbu Minggu, 21 September 2025 16:52 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com – Yang pertama, mutiara ini menjelaskan korelasi antara agama dan adab. Agama dan adab memang dua komponen yang berbeda, namun keduanya memiliki isi yang sama meskipun praktiknya berbeda. Agama menjelaskan tentang tauhid dan hukum Allah yang bersumber dari Al-Qur’an, sebagaimana disampaikan Nabi Muhammad SAW. Adab, sebaliknya, telah hadir dalam kehidupan manusia sebelum Islam diturunkan ke muka bumi.

Benar, bahwa agama juga mengajarkan perilaku yang baik, baik yang diterapkan untuk diri sendiri maupun dalam berinteraksi dengan sesama dan makhluk lainnya. Namun, sumber perilaku dalam agama tentu saja berasal dari Al-Qur’an, baik melalui syariat maupun hukum Islam yang telah ditetapkan.

Advertisement

Sedangkan adab pada hakikatnya merupakan fitrah manusia. Ia bersumber dari akal, yang memungkinkan manusia membedakan mana yang baik dan buruk. Tidak ada manusia yang sepenuhnya asing terhadap hal itu. Misalnya, perkawinan sudah dikenal jauh sebelum Islam hadir, sebagai prosesi penyatuan dua jenis kelamin dalam membina rumah tangga. Namun, tata cara dan aturan perkawinan kemudian dilegalkan dan disempurnakan oleh Al-Qur’an melalui hukum-hukumnya.

Dari berbagai fenomena praktik beragama dan perilaku manusia, tampak jelas adanya korelasi antara keduanya. Mutiara ini menegaskan bahwa praktik agama berisi kelakuan yang dijalankan di dunia, tetapi tujuannya untuk akhirat. Sebab, seluruh manusia pada akhirnya akan kembali ke akhirat dan menjalani kehidupan abadi di sana.

Adapun adab, meskipun hakikatnya ditujukan untuk akhirat—karena syarat masuk surga adalah ibadah dan berperilaku baik—namun kandungannya justru banyak memberi manfaat di dunia. Adab memiliki hikmah yang luas dalam membimbing manusia menuju kebaikan. Salah satu hikmah itu adalah seseorang akan mendapat penghormatan, penerimaan, dan perlakuan yang baik dari sesamanya. Barang siapa mengamalkan adab dalam kehidupannya, maka banyak kebaikan yang akan ia terima. Inilah yang disebut sebagai orang-orang yang beruntung.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Genta Qalbu

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Genta Qalbu

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Genta Qalbu

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

Genta Qalbu

Ketika Cinta Kebablasan, dan Benci Kelewat Batas

BERITA TERBARU

Sinergi Penegak Hukum: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Sambangi Kejagung, Tekankan Hilangnya Rivalitas

Kapolri Temui Jaksa Agung: Tidak Pernah Ada Masalah di Antara Dua Institusi

Kronologi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tersangka Megakorupsi dan TPPU

Gerakan Ayah Mengantar Anak Hari Pertama Sekolah Mendapat Dukungan Resmi di Berbagai Daerah

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

Ketika Cinta Kebablasan, dan Benci Kelewat Batas

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

Djati Niscala Eco Theologi Sunda—Kajian Horoskop Pusaka Kujang Niscala Sunda

Melirik Dukungan Pusat untuk Perkebunan Jawa Barat

RAGAM

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.