GazanaPublika.com, Pandeglang – Anggota DPRD Provinsi Banten, Lukman Nulhakim, mengadakan kegiatan reses di sejumlah wilayah Kabupaten Pandeglang guna menyerap aspirasi warga. Kegiatan reses ini melibatkan berbagai elemen masyarakat di kecamatan-kecamatan seperti Bojong, Labuan, Pagelaran, Cibaliung, Cigeulis, Carita, dan Saketi, serta dihadiri oleh jajaran Muspika, Kepala Desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, Masyarakat Tani Desa (MTD), kelompok tani, dan pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM), Sabtu (26/10/2024).
Partisipasi beragam unsur masyarakat menunjukkan komitmen Lukman dalam mendengar dan memperjuangkan aspirasi warga Pandeglang demi kemajuan daerah. Dalam sambutannya, Lukman menekankan pentingnya reses sebagai wadah dialog dan tempat bagi masyarakat untuk menyampaikan harapan dan usulan.
“Reses ini adalah kesempatan bagi masyarakat untuk berbagi informasi dan mengusulkan masukan yang diperlukan,” ujarnya, sambil mendorong warga untuk mendiskusikan tantangan dan solusi yang dihadapi bersama.
Sebagai anggota Komisi II DPRD, Lukman menyoroti isu-isu strategis seperti pertanian, kehutanan, perikanan, dan UMKM, serta menegaskan bahwa setiap masukan dari masyarakat sangat berharga untuk kinerjanya di lembaga legislatif. “Kami akan memperjuangkan aspirasi ini di DPRD dan memastikan setiap masukan dipertimbangkan,” jelasnya.
Selain itu, Lukman juga menyoroti pentingnya peran DPRD dalam mengawasi pembangunan. “Kita harus bersama-sama memastikan setiap anggaran digunakan secara bijaksana dan tepat sasaran,” katanya, mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
Dialog interaktif menjadi bagian penting dari reses ini, di mana Lukman mengajak semua lapisan masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan Pandeglang. “Kesejahteraan tercapai jika kita bergandengan tangan. Saya berkomitmen untuk terus memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Pandeglang,” tambahnya.
Lukman berharap, melalui reses ini, sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat semakin kuat demi terwujudnya kesejahteraan yang merata. Aspirasi dari para peternak dan pelaku UMKM terkait akses pasar, modal, serta dukungan pemerintah menjadi perhatian utama, dan ia berjanji akan memperjuangkan serta memfasilitasi program pelatihan untuk meningkatkan produktivitas usaha mereka.
Ia juga mengingatkan pentingnya musrenbang di tingkat desa, kecamatan, dan kabupaten sebagai forum bagi warga untuk menyampaikan usulan pembangunan. “Kami siap menampung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat demi membangun Pandeglang menjadi lebih baik. Insha Allah kami akan terus berjuang secara maksimal,” tegasnya. (red)

