GazanaPublika.com, Serang, Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (TTKKBI) akan menggelar deklarasi resmi di Arcamank, Bandung, pada Sabtu (25/1/2025). Acara ini rencananya akan dihadiri oleh Ketua Umum TTKKBI H. Tb. Arif Hidayat, Ketua DPW I Provinsi Banten H. Hudi Nurhudiyat, serta berbagai paguron dari aliran silat Cimande di seluruh wilayah Jawa Barat, serta perwakilan DPC-DPC di Banten dan seluruh paguron atau padepokan yang berada di Banten.

Deklarasi ini diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat keberadaan seni bela diri tradisional sekaligus mempererat silaturahmi di antara para pesilat, baik dari generasi muda maupun senior.

Sulaeman, perwakilan dari DPC Waringin Kurung, Serang, Provinsi Banten, menyambut baik rencana deklarasi ini. Ia menilai pembentukan TTKKBI di Jawa Barat merupakan langkah strategis untuk mengembangkan seni bela diri silat, khususnya aliran Cimande.

“Semoga acara ini dapat membangun generasi baru pesilat yang berprestasi, melahirkan bibit-bibit pesilat milenial, sekaligus membangkitkan kembali semangat para pesilat senior yang sempat pasif agar aktif kembali. Diharapkan, ilmu silat ini bisa diwariskan kepada generasi muda sebagai penerus masa depan yang berguna bagi nusa, bangsa, agama, serta memiliki sikap hormat kepada orang tua, guru, dan masyarakat,” ujar Sulaeman.

Ia juga berharap TTKKBI Jawa Barat dapat menjalankan perannya dengan baik melalui silaturahmi yang intens dengan semua anggota dan pemangku kepentingan, seperti DPW, DPC, ranting, padepokan, tokoh masyarakat, serta pihak pemerintah, termasuk aparat sipil dan militer.

“Silaturahmi yang baik menjadi kunci. Organisasi ini juga memiliki pembina dari Polda, Kapolres, Kapolsek, hingga Koramil. Oleh karena itu, koordinasi yang solid sangat diperlukan. Selain itu, pengenalan diri kepada para anggota juga penting, terutama untuk calon ketua DPW Jawa Barat,” tambahnya.

Sulaeman juga menyampaikan bahwa Brigjen Nunung Saefudin, pembina pusat TTKKBI, telah memberikan ucapan selamat atas inisiatif deklarasi ini. Namun, ia berharap ada langkah konkret untuk lebih memperkenalkan struktur kepemimpinan kepada para anggota.

Acara deklarasi ini tidak hanya menjadi simbol persatuan para pesilat aliran Cimande di Jawa Barat, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkuat budaya, membangun prestasi, dan menjaga tradisi luhur seni bela diri Indonesia.

Redaksi

Exit mobile version