GazanaPublika.com, Lebak – Kabar duka menyelimuti masyarakat Lebak Selatan. Tokoh masyarakat dan pejuang pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Cilangkahan, H. Ahmad Taufik, S.E., wafat pada Selasa, 20 Mei 2025, pukul 14.00 WIB di kediamannya, setelah menjalani perawatan akibat sakit selama kurang lebih dua bulan. Almarhum tutup usia dalam umur 66 tahun.
H. Ahmad Taufik dikenal luas sebagai sosok yang konsisten memperjuangkan terbentuknya Kabupaten Cilangkahan. Ia menjabat sebagai Sekretaris Badan Koordinasi Pembentukan Kabupaten Cilangkahan (Bakor PKC) dan menjadi motor penggerak aspirasi pemekaran daerah di wilayah Lebak bagian selatan.
Tak hanya aktif dalam perjuangan DOB, almarhum juga dikenal sebagai tokoh yang dekat dengan berbagai lapisan masyarakat. Kepeduliannya terhadap kegiatan sosial dan kemasyarakatan terwujud dalam berbagai bentuk, termasuk keterlibatannya sebagai Dewan Penasehat Dewan Pimpinan Wilayah 2 Tjimamde Tarikolot Karuhun Banten Indonesia (DPW 2 TTKKBI) Lebak Selatan.
Di bidang pendidikan, H. Ahmad Taufik meneruskan jejak orang tuanya dengan mengelola Yayasan Pendidikan Islam Nurul Hidayah, tempat ia menjabat sebagai Ketua Yayasan. Perannya di lembaga tersebut turut memperkuat kontribusinya dalam mencerdaskan generasi muda di daerahnya.
Almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak — dua laki-laki dan satu perempuan. Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, jenazah rencananya akan dimakamkan di pemakaman keluarga, Pedes Cempakasari, Kecamatan Malingping.
Selamat jalan, H. Ahmad Taufik. Semoga husnul khatimah dan segala perjuanganmu menjadi amal jariyah bagi kemajuan masyarakat Lebak Selatan. Engkau akan selalu dikenang sebagai pahlawan kemanusiaan dan pemekaran.

