Samarinda, GazanaPublika.com – Menjelang Pemilihan Presiden 2024, Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta, dikabarkan mendapat ancaman pembunuhan yang menggemparkan publik. Ancaman tersebut terjadi saat Anies sedang melakukan siaran langsung melalui aplikasi TikTok, dilaporkan, Jumat (11/1/2024)
Seorang warganet, melalui platform tersebut, diduga mengancam akan menembak kepala Anies dan bahkan menanyakan hukuman yang mungkin dijalaninya jika ancaman tersebut terealisasi. Video ancaman ini kemudian menjadi viral di media sosial, memicu kekhawatiran dan respons dari berbagai pihak.
Anies Baswedan, saat berada di Samarinda, Kalimantan Timur, pada Kamis (11/1/2024), buka suara terkait ancaman tersebut. Ia berharap bahwa ancaman tersebut tidak benar-benar terjadi dan menekankan perlunya penanganan serius dari aparat penegak hukum.
Tim pemenangan nasional Muhaimin juga ikut menyoroti insiden ini, mendesak kepolisian untuk menindak tegas terhadap ancaman pembunuhan terhadap Anies Baswedan. Mereka meminta agar Polri segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjamin keamanan Anies dan menegaskan bahwa tidak ada tempat bagi ancaman kekerasan dalam proses demokrasi.
Kejadian ini menambah kompleksitas dinamika politik menjelang Pilpres 2024, yang telah menjadi sorotan intens di berbagai lapisan masyarakat. (Red)

