Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Kapuspen TNI Bantah Isu Prajurit ‘Serbu’ Polda Metro Jaya, Tegaskan Narasi Provokatif

Kapuspen TNI Bantah Isu Prajurit ‘Serbu’ Polda Metro Jaya, Tegaskan Narasi Provokatif

Berita Utama Kamis, 9 Juli 2026 19:43 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Markas Besar (Mabes) TNI angkat bicara dan membantah keras kabar burung yang menyebutkan sejumlah prajurit tentara mendatangi Mapolda Metro Jaya pada Kamis (9/7/2026) dini hari. Isu tersebut sempat berkembang dan mengklaim adanya kedatangan personel TNI terkait seorang saksi sipil yang sedang diamankan oleh pihak kepolisian.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen TNI Muhammad Nas, menegaskan bahwa informasi mengenai kedatangan hingga penggunaan istilah “penyerbuan” tersebut merupakan kabar bohong yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Advertisement

“Terlalu provokatif menggunakan bahasa menyerbu dan itu tidak benar adanya,” ujar Brigjen TNI Muhammad Nas dalam keterangan resminya pada Kamis (9/7/2026), seperti dikutip dari indosatunews.com.

Ketika dimintai klarifikasi lebih lanjut mengenai detail isu yang beredar—apakah ketidakbenaran tersebut merujuk pada nihilnya kedatangan personel atau tidak adanya intervensi terhadap saksi sipil yang diperiksa—Nas kembali menekankan fokusnya pada rumor pergerakan tentara ke Polda Metro Jaya. Ia meminta publik untuk menyaring informasi dan tidak mudah terancing oleh isu yang bergulir.

BACA JUGA:  Apresiasi Budayawan Cianjur Atas Pengukuhan Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa

“Tidak benar, waspadai narasi-narasi provokasi. Tidak benar ada yang datang,” tegasnya kembali.

Selain meluruskan isu terkait Polda Metro Jaya, dalam kesempatan yang sama Kapuspen TNI juga memberikan penjelasan resmi mengenai keberadaan prajurit TNI yang berjaga di kediaman Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung, Febrie Adriansyah. Rumah dinas yang berlokasi di kawasan Kramat Pela, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan tersebut tampak dijaga oleh personel TNI pada Rabu (8/7/2026).

Muhammad Nas meluruskan bahwa penempatan personel militer di rumah petinggi korps adhyaksa tersebut bukanlah bentuk intervensi, melainkan pemenuhan atas permohonan resmi dari pihak Kejaksaan Agung demi kedinasan.

BACA JUGA:  Sinergi Penegak Hukum: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo Sambangi Kejagung, Tekankan Hilangnya Rivalitas

“Terkait pengamanan Jampidsus, benar bahwa pengamanan tersebut dilakukan atas permintaan institusi kejaksaan,” jelas Nas.

Ia juga memastikan bahwa prosedur pengawalan dan pengamanan tersebut telah melalui koordinasi ketat serta memiliki payung hukum yang jelas, merujuk pada regulasi perlindungan aparatur hukum negara.

“Sebagaimana Perpres Nomor 66 tahun 2025 yang berkaitan dengan perlindungan kepada jaksa dalam melaksanakan tugasnya,” pungkas jenderal bintang satu tersebut kepada indosatunews.com.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Nasional

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Nasional

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

BERITA TERBARU

Gerakan Sembilan Desak Pemkab Lebak Tutup Batching Plant PT BCL dan PT Alin

Pemerintah Azerbaijan Larang Hijab di Sekolah, Gelombang Protes Pecah

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Lari dari Proses Hukum, Kakak Ipar Pemerkosa Adik di Binuang Serang Jadi Buronan Polisi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version