GazanaPublika.com – Pada tanggal 14 Nopember 2025 bertempat di Lapangan Pangandaran Kabupaten Pangandaran, di gelar ekspresi Seni budaya Tradisi yang melibatkan Perwakilan 15 Kabupaten Kota Se Jawa Barat, yaitu Kabupaten Cianjur, Kabupaten Pangandaran, Banjar, Kota Bandung, Bandung Barat, Cirebon, Purwakarta, Subang, Tasikmalaya, Garut, Sumedang, Majalengka, Kabupaten Bandung, Bandung Timur dan Kuningan.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Rangkaian Milangkala Kabupaten Pangandaran yang Ke 13, yang dimeriahkan oleh MC Asal Bandung dan Cianjur yaitu Prima dan Reva Widi.

Turut hadir dan memberikan sambutan, Bupati Pangandaran yaitu Ibu Citra Fitriyani. “Kegiatan ini diharapkan menjadi event tahunan di Kabupaten Pangandaran”.tuturnya.

Khusus perwakilan dari Cianjur menampilkan, kolaborasi epik antara drama musikal, tarian, Silat dan tradisi khas Pangandaran yaitu Lebon, di tampilkan oleh lingkung Seni asal Cianjur yaitu Kolaborasi Bina Budaya, Senaya, Kartun Project, Paguron Kanca Satya dan Padepokan Tjakra Poetra Padjadjaran.Pallawa

Pada acara yang sama dimeriahkan juga oleh artis Jawa Barat yaitu Doel Sumbang, Ohang, Aep Bancet, Bungsu Bandung dan Ega Robot.

Pagelaran Coklat Kita Napak Jagat Pasundan tersebut bertemakan “Ngaruwat Jagat”, yaitu menjaga harmoni antara sesama manusia maupun terhadap alam dan lingkungannya..

Sesepuh Padepokan Tjakra Poetra Padjadjaran, dan juga Budayawan asal Cianjur, Tedi Subarkah mengatakan” Event seperti ini sangat diperlukan di daerah-daerah, selain utk memperkenalkan kembali kesenian tradisional masyarakat Jawa Barat antar generasi, juga dapat mendongkrak kepariwisataan daerah yang bernuansa kebudayaan. Hal tersebut sejalan dengan cita-cita Undang-Undang Nomor 15 tahun 2017, tentang Pemajuan Kebudayaan. Tidak lupa Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Pangandaran, Polresta Pangandaran serta Kodim Pangandaran yang turut serta mendukung kegiatan tetsebut”.

Dalam kesempatan yang sama, dan Silaturahmi para Sesepuh NJP dari 15 kab/kota, Tedi bertemu dengan maestro Ronggeng Gunung dan Seni Tradisi Wawacan khas Pangandaran. Sang maestro yang sudah berusia 90 tahun, masih mahir menuliskan rumpaka (lirik ) dalam aksara Jawa kuna yaitu kawi / Pallawa.

Selain menampilkan beragam kesekian tradisi yang dikemas secara modern, NJP Ngaruwat Jagat di Pangandaran juga melibatkan beragam UMKM yang memproduksi beragam kuliner khas Pangandaran, kerajinan tangan serta fashion bermotif echoprint.

Didin jentreng seniman tradisi asal Pangandaran mengungkapkan” Kehormatan bagi kami sebagai Seniman dan masyarakat Pangandaran, dimana event Coklat Kita Napak Jagat Pasundan Ngaruwat Jagat yang begitu besar dapat diselenggarakan di tempat kami, sehingga kami bisa bersilaturahmi dengan para pegiat seni tradisi dan budayawan se Jawa Barat””…

Redaksi

Exit mobile version