GazanaPublika.com, Serang – Situasi di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Serang, memanas pada Sabtu (30/8/2025) sore. Sejumlah massa aksi berpakaian serba hitam menggelar demonstrasi sejak pukul 15.30 WIB, menyikapi dinamika politik nasional yang menyeret nama institusi kepolisian.
Pantauan di lapangan, sekitar pukul 16.56 WIB ketegangan meningkat. Massa melempari aparat kepolisian yang berjaga di dekat Kantor Diskominfo Kota Serang dengan botol air mineral. Menghadapi serangan itu, aparat kepolisian sempat mundur dan bersiap dengan perlengkapan pelindung.
Tidak berhenti di situ, massa juga merusak tenda terpal milik Satpol PP yang biasa digunakan untuk berjaga di simpang jalan. Terpal tersebut kemudian dibakar bersama ban di tengah jalan. Coretan dengan tulisan provokatif seperti “Polisi Anjing” dan kode “1312” juga tampak di pembatas jalan.
Aksi tersebut menyebabkan arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman macet total. Warga yang hendak melintas terpaksa mencari jalur alternatif.
Setelah berorasi, massa aksi sempat mundur ke arah depan Kampus 1 UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten. Namun di sepanjang perjalanan, sejumlah demonstran kembali memprovokasi polisi dengan melemparkan botol air mineral ke arah petugas yang berjaga.
Meski demikian, aparat kepolisian memilih tidak terpancing. Mereka mundur secara teratur untuk mengamankan diri dan mencegah bentrokan yang lebih besar.
Situasi sempat mereda sekitar pukul 17.32 WIB ketika puluhan personel TNI dari Kodim 0601 Pandeglang tiba di lokasi untuk membantu pengamanan. Berdasarkan pantauan hingga pukul 17.48 WIB, kondisi berangsur kondusif meski aparat gabungan masih bersiaga.

