GazanaPublika.com, Jakarta — Sejumlah media Israel mengklaim Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Israel pada Selasa (14/10/2025). Namun, kabar tersebut segera dibantah secara tegas oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI).
Dalam laporannya, The Times of Israel menyebut bahwa Prabowo akan tiba di Israel pada Selasa, yang disebut sebagai “kunjungan pertama kepala negara Indonesia ke Israel”.
“Presiden Indonesia Prabowo Subianto akan tiba di Israel besok, menandai kunjungan pertama kepala negara dari Jakarta ke Israel, menurut sumber yang mengetahui rincian tersebut,” tulis media tersebut.
Media itu juga menyinggung momen ketika Prabowo mengucapkan kata ‘Shalom’ pada akhir pidatonya di Sidang Majelis Umum PBB di New York bulan lalu, yang oleh media Israel diartikan sebagai ‘isyarat persahabatan’.
Klaim serupa juga dimuat oleh Ynetnews, yang menyebutkan bahwa berbagai persiapan tengah dilakukan untuk menyambut kunjungan Presiden Indonesia tersebut.
“Sejumlah persiapan sedang dilakukan untuk kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Israel besok atau Rabu,” tulis Ynetnews dalam laporannya.
Namun hingga kini belum ada pernyataan resmi dari Istana Kepresidenan RI mengenai isu tersebut.
Pihak CNNIndonesia.com dilaporkan telah mencoba mengonfirmasi ke Istana, namun belum memperoleh tanggapan.
Sementara itu, Direktur Informasi dan Media Kemlu RI, Hartyo Harkomoyo, menegaskan bahwa pemberitaan media Israel tersebut tidak benar.
“Tidak ada rencana sebagaimana diberitakan tersebut,” kata Hartyo saat dikonfirmasi, Senin (13/10/2025).
Faktanya, Presiden Prabowo Subianto saat ini berada di Mesir, bukan menuju Israel. Ia telah tiba di Bandara Internasional Sharm El-Sheikh, Mesir, untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perdamaian Gaza, yang digelar pada hari ini, Senin (13/10/2025).
KTT yang diselenggarakan di Kota Sharm el-Sheikh itu dipimpin langsung oleh Presiden Mesir Abdel Fattah Al Sisi dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Pertemuan tersebut dihadiri lebih dari 20 pemimpin dunia, termasuk Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Raja Abdullah II dari Yordania, Raja Bahrain Hamad bin Isa Al Khalifa, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, PM Spanyol Pedro Sanchez, PM Italia Giorgia Meloni, PM Pakistan Shehbaz Sharif, dan Kanselir Jerman Friedrich Merz.
Baik Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu maupun Presiden Palestina Mahmoud Abbas juga dikonfirmasi hadir dalam forum tersebut.
Dalam keterangan resmi dari Kementerian Luar Negeri Mesir, KTT ini bertujuan untuk mengakhiri perang di Jalur Gaza, mendorong terciptanya perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah, serta memulai babak baru kerja sama keamanan kawasan.
Dengan demikian, klaim media Israel bahwa Presiden Prabowo akan mengunjungi Israel tidak memiliki dasar, sementara agenda kenegaraan Presiden masih sepenuhnya berfokus pada diplomasi perdamaian dan kemanusiaan di Mesir.

