GazanaPublika.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, merespons dengan santai candaan yang dilontarkan Presiden Joko Widodo dan beberapa menteri terkait kegagalan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) masuk DPR RI. Sandiaga mengungkapkan bahwa Presiden Jokowi malah menyarankan agar memperbanyak doa.

“Moment ini, Pak Presiden juga ketawa terus bilang, ‘Banyakin doa, Pak Sandi. Upayanya sudah, doanya tambahin’,” ujar Sandiaga di Kompleks Istana Kepresidenan.

Kejadian tersebut terjadi setelah Presiden Jokowi, Wakil Presiden Ma’ruf Amin, dan sejumlah menteri melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan Pajak Penghasilan (SPT Pph) di Istana Negara Jakarta, Jumat. Candaan tersebut dilontarkan oleh Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia.

Bahlil menyampaikan candaan terkait PPP yang gagal lolos parlemen dan mengaitkannya dengan pelaporan pajak. Meskipun menjadi objek candaan, Sandiaga mengaku tidak tersinggung dengan komentar yang disampaikan Bahlil.

“Pak Bahlil ini kan selalu ada guyonannya. Guyonannya Pak Bahlil tadi, ‘pembayaran pajaknya paling tinggi, tapi 4 persennya kurang’,” ungkapnya.

Sandiaga menolak untuk memberikan komentar lebih lanjut mengenai kegagalan PPP lolos ambang batas parlemen sebesar 4 persen. Dia meminta kader PPP untuk tetap tenang dan optimis.

“Saya lagi diminta untuk tidak berkomentar, akan ditangani oleh ketua umum (PPP). Saya hanya ingin menyampaikan pesan agar tetap tenang dan optimis karena akan diupayakan di tahap selanjutnya,” tambahnya.

Sandiaga juga menyatakan bahwa Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP, Mardiono, akan menyampaikan pernyataan resmi mengenai hasil Pemilu 2024.

“Nanti pernyataan resminya dari ketua umum. Agar tidak ada beberapa pernyataan yang mungkin saling tidak sinkron. Jadi semua disampaikan oleh pak ketua umum,” tegas Sandiaga.

Sebagaimana diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), hasil rekapitulasi menunjukkan bahwa PPP menempati posisi ke-9 dengan perolehan 5.878.777 suara atau 3,87%. (Sumber: Liputan6.com)

Redaksi

Exit mobile version