GazanaPublika.com – Bobby Nasution, menantu Presiden Joko Widodo, secara resmi bergabung dengan Partai Gerindra. Langkah ini mendapat tanggapan dari Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, yang menekankan hak setiap warga negara untuk berpolitik, berserikat, dan berkumpul.

“Setiap warga negara oleh konstitusi memiliki hak untuk berserikat dan berkumpul, termasuk mau bergabung ke partai politik mana,” kata Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta.

Namun, Hasto juga menyinggung motif seseorang dalam bergabung dengan partai politik, yang bisa berdasarkan idealisme atau kepentingan praktis kekuasaan. “Ada yang bergabung karena idealisme, ada yang bergabung karena kepentingan-kepentingan praktis kekuasaan. PDI Perjuangan menghormati pilihan-pilihan untuk bergabung di dalam partai politik tersebut,” tambahnya.

Sebelumnya, Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menyambut baik kabar masuknya Bobby Nasution sebagai kader Gerindra. Muzani menyatakan bahwa ini adalah kabar yang telah lama dinanti oleh partainya.

“Ini kabar yang kita tunggu-tunggu, kabar yang selama ini kita harap-harap,” kata Muzani di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Dengan bergabungnya Bobby Nasution ke Gerindra, Muzani menyatakan bahwa kini tidak ada lagi hambatan psikologis bagi Gerindra untuk mendukung Bobby maju dalam Pilkada Sumatera Utara.

“Karena dengan masuknya Bobby sebagai kader Gerindra dan daftar sebagai calon gubernur di Sumatera Utara dari Partai Gerindra, tentu saja hambatan psikologis untuk mendukung dia jadi hilang,” ujar Muzani.

Ia juga menegaskan bahwa Gerindra kini siap untuk memajukan Bobby sebagai calon gubernur di Sumatera Utara. “Artinya, terbuka beliau untuk kita majukan menjadi calon gubernur di Sumatera Utara dari Partai Gerindra. Karena kan Mas Bobby sudah masuk sebagai bagian dari keluarga besar Partai Gerindra,” sambungnya.

Keputusan Bobby Nasution bergabung dengan Partai Gerindra tentu membawa dinamika baru dalam kancah politik nasional, terutama menjelang Pilkada Sumatera Utara yang akan datang.

Sumber: liputan6.com

Redaksi

Exit mobile version