Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » TTKKBI DPC Kragilan Gelar Aksi Santuni Puluhan Anak Yatim dan Kaum Lansia

TTKKBI DPC Kragilan Gelar Aksi Santuni Puluhan Anak Yatim dan Kaum Lansia

Banten Minggu, 28 Juni 2026 15:43 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

GazanaPublika.com, Serang — Dewan Pimpinan Cabang Tjimande Tari Kolot Karuhun Banten Indonesia (DPC TTKKBI) menyelenggarakan kegiatan sosial kemanusiaan di markas DPC Kragilan yang berlokasi di Kampung Pinggir Kali, Desa Tegal Maja. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 41 anak yatim dan 22 warga kategori lansia menerima santunan berupa uang tunai sebagai bentuk kepedulian antarsesama manusia, Kabupaten Serang pada Minggu (28/6/2026).

Ketua DPC TTKKBI Kecamatan Kragilan, Amin Kuncir, menyampaikan bahwa aksi nyata ini merupakan cerminan dari komitmen organisasi terhadap nilai-nilai luhur kebudayaan yang tidak hanya berfokus pada seni ketangkasan, melainkan juga pada aspek sosial kemasyarakatan.

“Kalau seandainya kita komitmen kepada budaya, kita tidak usah malu menunjukannya kepada masyarakat, harus berani berbagi. Selain ada unsur silaturahmi juga paling penting unsur kemanusiaannya,” ujar Amin Kuncir dengan nada santai saat menerangkan jalannya kegiatan di Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang.

BACA JUGA:  SKCK Kini Full Online, Masyarakat Tak Perlu Lagi Datang ke Kantor Polisi

Sosok Amin Kuncir yang kini aktif memimpin DPC TTKKBI Kragilan memiliki latar belakang cerita kehidupan yang cukup menyita perhatian. Pria yang di masa lalunya sempat akrab dengan dunia premanisme ini mengakui bahwa bergabung dengan wadah budaya TTKKBI telah mengubah arah hidupnya secara total untuk menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi warga sekitar.

“Waduh, itu masa lalu saja. Alhamdulillah kehidupan hitam yang pernah saya alami saya sudah tinggalkan semua. Bagi saya sekarang hidup itu untuk mengabdi kepada Allah, agama saya, masyarakat, tidak lupa untuk TTKKBI, yang menjadi spirit hidup saya untuk mengubah segalanya,” tutur Amin secara terbuka mengenai perjalanan transformasinya.

BACA JUGA:  Ketua DPRD Lebak Kecam Aktivitas Warem di Pulomanuk Bayah

Menurut Amin, kegiatan sosial serupa sudah sering dilaksanakan secara berkala oleh jajaran pengurus DPC TTKKBI Kragilan di bawah kepemimpinannya. Baginya, menyelaraskan pelestarian tradisi pencak silat dengan aksi kemanusiaan adalah komitmen mutlak yang harus terus dijaga demi marwah organisasi.

Ia pun menutup penjelasannya dengan memberikan ajakan hangat kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda dan warga Kragilan, untuk ikut ambil bagian dalam gerakan pelestarian budaya ini.

“Ya bagaimana ya, hidup sudah tidak lagi muda. Hayu kita berbenah diri bangun budaya kita, gabung ke TTKKBI. Biar budaya tetap terpelihara dan dilestarikan. Kalau bukan kita siapa lagi, hayu bangun semuanya,” ajak Amin Kuncir mengakhiri pembicaraan.

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Banten

Wisatawan Asal Jakarta yang Terseret Ombak Sudah Ditemukan

Banten

HUT ke-61 Harian Kompas, Kapolda Banten Apresiasi Peran Media

Banten

HUT ke-8 PT Dwi Beton: Berbagi Kebahagiaan Lewat Santunan Yatim, Sembako, Umroh Gratis, hingga Program Bedah Rumah

Banten

Viral Bus Rute Cilegon-Cikande Angkut Penumpang di Bagasi, Ini Tanggapan Polda Banten

BERITA TERBARU

Padepokan Tjakra Poetra Padjadjaran Gelar Diskusi Terbuka Mengusung Tema ‘Nasionalisme di Jaman Kita’

Wisatawan Asal Jakarta yang Terseret Ombak Sudah Ditemukan

HUT ke-61 Harian Kompas, Kapolda Banten Apresiasi Peran Media

TTKKBI Lantik Pengurus Ranting Desa Jeruk Tipis, Tegaskan Komitmen Wadah Murni Budaya Non-Politik

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Andai Pengelolaan MBG Swakelola Kantin Sekolah, Bagaimana?

Diplomasi Sepak Bola Iran di Tengah Ketegangan Politik Iran–AS

Budiman Sudjatmiko dan Penanggulangan Kemiskinan (Refleksi Defisit Kesadaran)

RAGAM

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

AI Bukan Tuhan: Menelanjangi Ilusi Mahatahu di Balik Kecerdasan Buatan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.