Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » BMKG Pantau Intensif Aktivitas Gunung Anak Krakatau dan Ingatkan Risiko Tsunami Non Tektonik

BMKG Pantau Intensif Aktivitas Gunung Anak Krakatau dan Ingatkan Risiko Tsunami Non Tektonik

Banten Sabtu, 11 Juli 2026 5:35 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com,  Tangsel – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengintensifkan pemantauan terhadap kondisi muka air laut serta aktivitas tektonik di sekitar Gunung Anak Krakatau, Selat Sunda. Langkah ini diambil menyusul laporan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) yang menetapkan aktivitas gunung api tersebut berada pada Level III atau Siaga.

Seperti dikutip dari siaran pers Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah II pada Kamis (9/7/2026), peningkatan aktivitas vulkanik ini memerlukan perhatian bersama terkait potensi bahaya ikutan. Selain ancaman primer seperti guguran awan panas, lava, lontaran batu, dan abu vulkanik, masyarakat juga diminta mewaspadai risiko tsunami non-tektonik yang dipicu oleh longsoran material batuan atau lahar ke dalam laut, sebagaimana bencana yang pernah melanda Selat Sunda pada tahun 2018 silam.

BACA JUGA:  Warga Kp. Sitoko Gelar Swadaya Cor Jalan, Minta Perhatian Pemkab Lebak & Pemprov Banten

Advertisement

Kepala Balai Besar MKG Wilayah II, Dr. Hartanto, menyampaikan bahwa pemantauan saat ini difokuskan pada perubahan tingkat permukaan air laut dan indikasi pergerakan massa batuan. Kendati demikian, hingga saat ini pihak BMKG menegaskan belum mendeteksi adanya aktivitas tsunami maupun perubahan muka air laut yang mengindikasikan ancaman tersebut.

Berdasarkan pemantauan teknis di lapangan, asap kawah bertekanan lemah hingga sedang saat ini teramati berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis hingga tebal, serta memiliki ketinggian berkisar antara 10 hingga 150 meter di atas puncak kawah. Karena aktivitas erupsi ini diprediksi dapat berlangsung berulang dalam periode yang relatif panjang, BMKG bersama PVMBG berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan berkelanjutan di wilayah laut dan gunung tersebut.

Guna menjaga keselamatan bersama, BMKG mengeluarkan empat poin imbauan strategis kepada masyarakat. Pertama, warga diminta untuk tetap tenang, tidak panik, serta tidak mudah memercayai isu-isu mengenai erupsi Gunung Anak Krakatau yang kebenarannya belum terverifikasi.

BACA JUGA:  RT 06 Sabet Gelar Juara Turnamen Antar-RT Desa Taman Sari Lewat Drama Adu Penalti

Kedua, masyarakat wajib memastikan bahwa seluruh informasi yang diterima hanya bersumber dari kanal komunikasi resmi dan terverifikasi milik BMKG, PVMBG, atau instansi berwenang terkait. Ketiga, para wisatawan, nelayan, dan masyarakat umum dilarang keras melakukan aktivitas apa pun dalam radius aman 3 kilometer dari pusat aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Terakhir, BMKG mengimbau seluruh masyarakat yang berada di wilayah pesisir Selat Sunda untuk memahami kembali jalur, tempat evakuasi, serta prosedur kesiapsiagaan darurat. Pemahaman ini penting agar warga dapat segera mengambil tindakan menyelamatkan diri secara cepat dan tepat jika sewaktu-waktu pemerintah daerah menerbitkan peringatan evakuasi resmi.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Banten

Lemkapi Berikan Penghargaan Kepada Dirreskrimsus Polda Banten Atas Dedikasi dan Komitmen Berantas Kejahatan Khusus

Banten

Polda Banten Imbau Orang Tua Awasi Anak agar Tak Terjebak Kericuhan Saat Penyampaian Aspirasi

Banten

Polda Banten Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kapolda Tekankan Keteladanan Rasulullah

Banten

IMC Cabang Malingping Perkuat Kultur Daerah melalui Gelar Boedaja

BERITA TERBARU

Lemkapi Berikan Penghargaan Kepada Dirreskrimsus Polda Banten Atas Dedikasi dan Komitmen Berantas Kejahatan Khusus

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Timor Leste, Puluhan Peraih Nobel Ikut ke Istana

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Polda Banten Imbau Orang Tua Awasi Anak agar Tak Terjebak Kericuhan Saat Penyampaian Aspirasi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.