Advertisement
GazanaPublika.com, Lebak — Ikatan Mahasiswa Cilangkahan (IMC) Cabang Rangkasbitung kembali menunjukkan komitmennya dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda. Melalui Seminar Edukatif Bersih Narkoba dan Obat-Obatan yang digelar di SMAN 1 Banjarsari pada Jumat, 07 Agustus 2026, ratusan pelajar dibekali pemahaman mendalam terkait bahaya narkoba.
Kegiatan yang mengusung tema “Akselerasi Sinergi Mahasiswa dan Masyarakat dalam Pencegahan Narkotika di Era Generasi Digital” ini menghadirkan dua pemateri, yakni Kanit II Satuan Reserse Narkoba Polres Lebak, IPDA Ogi Septia Renggana, S.H., serta Aktivis Mahasiswa, Nasyudin Rumi. Kehadiran pemateri lintas unsur ini bertujuan memberikan edukasi yang komprehensif, baik dari sisi hukum maupun perspektif gerakan pemuda.
Sekretaris Cabang IMC Rangkasbitung, Rio Putra Yunanto, menyatakan bahwa seminar ini digelar untuk menjawab tantangan maraknya penyalahgunaan obat-obatan terlarang yang kian mengincar kelompok usia sekolah di era digital. Menurutnya, akses informasi yang begitu cepat harus diimbangi dengan benteng pemahaman yang kuat agar para siswa tidak terjerumus pada pergaulan negatif.
Ia menegaskan bahwa pelajar saat ini hidup di tengah arus digital yang sangat pesat. Edukasi seperti ini dinilai sangat penting agar mereka memiliki dasar pemahaman yang kokoh mengenai dampak buruk narkoba. IMC Rangkasbitung ingin hadir sebagai bagian dari solusi dalam membangun kesadaran bersama di lingkungan pendidikan.
Dalam sesi pemaparan materi, IPDA Ogi Septia Renggana membeberkan berbagai modus peredaran serta jenis penyalahgunaan narkotika yang kerap menyasar anak muda. Sementara itu, Nasyudin Rumi mengajak para pelajar untuk aktif membangun gerakan moral dan mewujudkan lingkungan pergaulan yang sehat, sadar hukum, serta produktif.
Rangkaian acara yang berlangsung interaktif ini mendapat antusiasme tinggi dari para siswa SMAN 1 Banjarsari. Melalui kegiatan tersebut, IMC Cabang Rangkasbitung berharap sinergi antara mahasiswa, masyarakat, dan lembaga sekolah dapat semakin solid dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dari ancaman narkoba.
Advertisement
