Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Bos BGN Perintahkan Kepala Dapur MBG Kerja Mulai Dini Hari, Ini Alasannya

Bos BGN Perintahkan Kepala Dapur MBG Kerja Mulai Dini Hari, Ini Alasannya

Banten Kamis, 20 Agustus 2026 18:31 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta  — Pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki tahap penataan lebih ketat. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono menegaskan kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak bisa menerapkan pola kerja seperti aparatur sipil negara (ASN) yang umumnya bekerja pada jam kantor.

Kepala dapur SPPG diwajibkan hadir sejak proses pengolahan makanan dimulai pada dini hari. Kebijakan ini diterapkan karena waktu kerja pengelola dapur harus menyesuaikan dengan operasional penyediaan makanan bagi penerima manfaat.

Advertisement

Sudaryono mengatakan kepala SPPG harus berada di lokasi ketika aktivitas dapur dimulai, bukan baru datang saat jam kerja kantor pada pagi hari.

“Jam kerja kepala dapur bukan (seperti) ASN PPPK yang jam 8 sampai jam 5, tapi jam kerjanya adalah jam operasional dapur di dini hari itu wajib hadir pada saat pengolahan makanan,” ujar Sudaryono di Kantor Kementerian PKP, Jakarta Selatan, Rabu (19/8/2026), dikutip dari CNN indonesia.

Menurutnya, kehadiran kepala dapur sejak awal proses pengolahan diperlukan untuk memastikan seluruh kegiatan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.

BACA JUGA:  IMC Gelar Lanjutan MUSTI XI (2026) Luar Biasa, Faqih Khoerudin Terpilih sebagai Ketua CC IMC Terpilih

Selain memperketat pengawasan operasional SPPG, BGN juga tengah melakukan integrasi data penerima manfaat MBG dengan sejumlah kementerian dan lembaga.

Data tersebut antara lain diselaraskan dengan Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, data Kementerian Agama, BKKBN, serta Kementerian Kesehatan.

Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan ketepatan sasaran penerima manfaat sekaligus mendukung pengelolaan program secara lebih terintegrasi.

Di sisi lain, BGN bersiap memperluas pelaksanaan MBG ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Kawasan tersebut menjadi salah satu prioritas karena masih terdapat daerah yang membutuhkan layanan makanan bergizi.

Sudaryono menyebut sekitar 1.700 SPPG telah dibangun di wilayah 3T dan akan dioperasikan secara bertahap. Dapur-dapur tersebut tersebar antara lain di Papua, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur (NTT), hingga sebagian wilayah Nias, Sumatera Utara.

BACA JUGA:  Momentum Peringatan Muharam TTKKBI, Wakil RW Taman Banjar Agung Indah Bangga

Dari jumlah tersebut, sekitar 284 dapur disebut sudah dinilai siap untuk mulai beroperasi. Namun, BGN masih harus menyelesaikan sejumlah ketentuan agar pengoperasian SPPG di wilayah 3T memiliki landasan regulasi yang jelas.

“Saya harus keluarkan peraturan Badan Gizi, saya harus keluarkan aturan-aturan, sehingga pada saat kita kick off itu secara regulasi sudah bisa beres kita,” kata Sudaryono.

Dengan penataan jam kerja kepala dapur, integrasi data penerima manfaat, serta persiapan ribuan SPPG di daerah 3T, BGN berupaya memastikan perluasan program MBG tetap berjalan dengan standar pelayanan dan pengawasan yang sama.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Banten

Lemkapi Berikan Penghargaan Kepada Dirreskrimsus Polda Banten Atas Dedikasi dan Komitmen Berantas Kejahatan Khusus

Banten

Polda Banten Imbau Orang Tua Awasi Anak agar Tak Terjebak Kericuhan Saat Penyampaian Aspirasi

Banten

Polda Banten Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kapolda Tekankan Keteladanan Rasulullah

Banten

IMC Cabang Malingping Perkuat Kultur Daerah melalui Gelar Boedaja

BERITA TERBARU

Lemkapi Berikan Penghargaan Kepada Dirreskrimsus Polda Banten Atas Dedikasi dan Komitmen Berantas Kejahatan Khusus

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Timor Leste, Puluhan Peraih Nobel Ikut ke Istana

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Polda Banten Imbau Orang Tua Awasi Anak agar Tak Terjebak Kericuhan Saat Penyampaian Aspirasi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.