Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Aksi Gerakan 9 di Malingping Diwarnai Bentrokan, Mahasiswa Desak Pemeriksaan Proyek Jalan Cikeusik–Simpang Cijaku

Aksi Gerakan 9 di Malingping Diwarnai Bentrokan, Mahasiswa Desak Pemeriksaan Proyek Jalan Cikeusik–Simpang Cijaku

Banten Minggu, 30 Agustus 2026 18:59 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Lebak — Aksi demonstrasi Gerakan 9 (The Student Association of Movement) bersama Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan di Bendungan NK, Malingping, Kabupaten Lebak, Minggu (30/8/2026), diwarnai bentrokan dengan warga setempat. Di tengah situasi tersebut, Gerakan 9 tetap menyampaikan tuntutannya agar pembangunan konektivitas ruas Jalan Desa Cikeusik–Simpang Cijaku diperiksa secara terbuka.

Gerakan 9 menyoroti dugaan ketidaksesuaian dalam pelaksanaan proyek, khususnya menyangkut mutu pekerjaan, Rencana Anggaran Biaya (RAB), dan spesifikasi teknis. Mereka meminta pemerintah dan pihak terkait membuka ruang pemeriksaan serta memberikan penjelasan berdasarkan dokumen kontrak dan kondisi pekerjaan di lapangan.

Advertisement

Ketua DPC LSM Harimau Kabupaten Lebak, Asep Sujana, mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi menyikapi aksi tersebut. Ia meminta perbedaan pandangan terkait pembangunan tidak berkembang menjadi konflik antarmasyarakat.

“Masyarakat jangan mau diadu domba. Demo mahasiswa bukan berarti mereka anti-pembangunan. Justru, mahasiswa sedang menjalankan fungsi kontrol sosial untuk memastikan pembangunan benar-benar berjalan sesuai aturan, perencanaan, kualitas, dan kebutuhan masyarakat,” ujar Asep Sujana, Minggu (30/8/2026).

Menurut Asep, penyampaian aspirasi mahasiswa merupakan bagian dari kontrol sosial yang semestinya disikapi secara proporsional. Jika terdapat dugaan persoalan dalam pelaksanaan pembangunan, kata dia, hal tersebut dapat diuji melalui pemeriksaan dan mekanisme yang berlaku.

Gerakan 9 melalui gerakan Semboyan Mahasiswa Bela Keadilan (Sembilan) menyatakan aksi tersebut merupakan bentuk pengawasan masyarakat terhadap pembangunan yang menggunakan anggaran publik.

BACA JUGA:  Andra Soni: Turnamen Sepak Bola Jadi Hiburan dan Penggerak Ekonomi Rakyat

Mereka menyoroti pembangunan konektivitas ruas Jalan Desa Cikeusik–Simpang Cijaku yang pada Tahun Anggaran 2025 disebut dikerjakan CV Bogan dengan nilai kontrak atau anggaran sebesar Rp7.113.604.000. Dalam pekerjaan tersebut, Fajar Konsultan disebut sebagai konsultan pengawas.

Pembangunan ruas jalan yang sama kemudian berlanjut pada Tahun Anggaran 2026 dengan sumber pendanaan APBD senilai Rp7.200.000.000.

Dengan nilai anggaran yang mencapai miliaran rupiah tersebut, Gerakan 9 menilai masyarakat berhak mendapatkan informasi mengenai pelaksanaan pekerjaan serta memastikan penggunaan anggaran daerah dapat dipertanggungjawabkan.

“Anggaran pembangunan merupakan uang publik. Karena itu, masyarakat memiliki hak untuk mengetahui apakah pekerjaan yang dilaksanakan benar-benar sesuai dengan mutu, RAB, spesifikasi teknis, serta ketentuan yang telah ditetapkan,” ujar Presidium Gerakan 9, Hendrik.

Gerakan 9 menegaskan, dugaan ketidaksesuaian yang mereka sampaikan merupakan hal yang perlu diverifikasi melalui pemeriksaan teknis. Karena itu, mereka tidak hanya meminta penjelasan dari pihak pelaksana, tetapi juga mendorong pemeriksaan terhadap kondisi fisik pekerjaan dan dokumen proyek.

Dalam aksinya, Gerakan 9 menyampaikan tujuh tuntutan utama.

Pertama, meminta PPK, pelaksana teknis, Inspektorat, penyedia jasa, dan konsultan pengawas hadir di lokasi untuk memberikan penjelasan secara terbuka.

Kedua, mendesak keterbukaan informasi terkait kontrak pekerjaan, RAB, spesifikasi teknis, volume pekerjaan, serta dokumen pendukung lainnya sesuai ketentuan yang berlaku.

Ketiga, meminta dilakukan pemeriksaan teknis secara objektif dan terbuka terhadap hasil pembangunan Jalan Cikeusik–Simpang Cijaku guna memastikan kesesuaian mutu dan spesifikasi.

BACA JUGA:  Gelar Pelantikan DPC Pulomerak di Pantai Mabak, 10 Padepokan Resmi Bergabung

Keempat, mendorong Inspektorat dan instansi berwenang melakukan audit atau evaluasi terhadap penggunaan anggaran pembangunan yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2025 dan 2026.

Kelima, meminta setiap ketidaksesuaian yang ditemukan berdasarkan hasil pemeriksaan dipertanggungjawabkan serta ditindaklanjuti dengan perbaikan sesuai ketentuan.

Keenam, meminta pemerintah daerah tidak melakukan pembiaran terhadap persoalan yang berkaitan dengan pembangunan menggunakan anggaran publik.

Ketujuh, Gerakan 9 mendesak agar pembangunan Jalan Cikeusik–Simpang Cijaku benar-benar menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, aman, layak, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Gerakan 9 juga menyerukan kepada seluruh pihak terkait agar tidak menghindari ruang dialog. Mereka meminta setiap dugaan persoalan dibahas berdasarkan data, dokumen kontrak, RAB, spesifikasi teknis, serta hasil pemeriksaan di lapangan.

Sementara itu, Asep Sujana kembali mengingatkan agar masyarakat tidak terjebak dalam provokasi akibat perbedaan sikap terhadap aksi tersebut. Menurutnya, pembangunan merupakan kepentingan bersama, sementara kontrol masyarakat terhadap penggunaan anggaran publik juga merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas pembangunan.

Ia berharap persoalan yang muncul dapat diselesaikan melalui pemeriksaan yang objektif dan dialog terbuka, sehingga tidak berkembang menjadi konflik di tengah masyarakat.

“Kalau memang ada dugaan persoalan dalam pembangunan, mari dibuktikan melalui pemeriksaan yang objektif dan terbuka,” pungkas Asep.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Banten

Gelar Giat Cacahan Warga Banten, Forwatu Berkomitmen Menjaga Kondusivitas dan Tetap Kritis

Banten

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Polda Banten Distribusikan 6.500 Liter Air Bersih di Tigaraksa

Banten

TTKKBI Cilegon Open Fest 2026 Meriah, Puluhan Perguruan Tampilkan Seni Pencak Silat Tingkat Nasional

Banten

Lemkapi Berikan Penghargaan Kepada Dirreskrimsus Polda Banten Atas Dedikasi dan Komitmen Berantas Kejahatan Khusus

BERITA TERBARU

Gelar Giat Cacahan Warga Banten, Forwatu Berkomitmen Menjaga Kondusivitas dan Tetap Kritis

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Polda Banten Distribusikan 6.500 Liter Air Bersih di Tigaraksa

TTKKBI Cilegon Open Fest 2026 Meriah, Puluhan Perguruan Tampilkan Seni Pencak Silat Tingkat Nasional

Lemkapi Berikan Penghargaan Kepada Dirreskrimsus Polda Banten Atas Dedikasi dan Komitmen Berantas Kejahatan Khusus

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.