Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Tewasnya Tahanan di Lapas Pandeglang Picu Aksi Unjuk Rasa, Masyarakat Desak Pengusutan Tuntas

Tewasnya Tahanan di Lapas Pandeglang Picu Aksi Unjuk Rasa, Masyarakat Desak Pengusutan Tuntas

Banten Selasa, 17 September 2024 17:36 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Ilustrasi (foto: detik.com)

Advertisement

GazanaPublika.com, Pandeglang – Kematian misterius Syarif Hidayat (44), seorang tahanan titipan asal Kabupaten Bogor yang diduga terlibat kasus pencurian kerbau, di dalam kamar mandi Lapas Kelas II-B Pandeglang, masih menyisakan pertanyaan besar di kalangan masyarakat. Dugaan adanya pelanggaran hak asasi manusia (HAM) dan kode etik pegawai Lapas pun memicu aksi protes dari kelompok Masyarakat Peduli Rutan Nusantara (MPRN) Banten.

Koordinator aksi, Arif Wahyudin, menyampaikan bahwa insiden ini diduga melanggar ketentuan HAM dan aturan kode etik yang telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. “Kami meminta Kementerian Hukum dan HAM untuk turun tangan dan mengusut tuntas kasus kematian tahanan ini di Lapas Pandeglang,” ujar Arif saat unjuk rasa, Selasa (17/9/2024).

BACA JUGA:  DPC TTKKBI Kragilan Borong Piala Festival Milad ke-3, Amin Kuncir: Hasil Latihan Tiga Malam Berturut-turut

Advertisement

Arif juga menekankan pentingnya penerapan aturan kode etik pegawai pemasyarakatan yang tertuang dalam Peraturan Menteri Nomor M HH KTP 05 02 Tahun 2011. Menurutnya, setiap pegawai harus menjalankan tugas dengan mengedepankan disiplin dan tanggung jawab tanpa melanggar kode etik yang telah ditetapkan.

“Kami mengecam keras dugaan penganiayaan yang terjadi di Lapas Pandeglang, dan meminta pihak kepolisian untuk segera menyelidiki kasus ini secara menyeluruh agar tidak ada lagi oknum yang bertindak sewenang-wenang,” tegas Arif.

Dalam tuntutannya, MPRN meminta agar DPR RI, khususnya Komisi III, membentuk panitia khusus (Pansus) untuk menyelidiki kasus ini. Mereka juga mendesak Kemenkumham agar bertindak tegas terhadap oknum pegawai yang diduga terlibat dalam pelanggaran tersebut.

BACA JUGA:  DPD KNPI Kabupaten Lebak Tetapkan M. Febi Pirmansyah sebagai Wakil Ketua I Bidang OKK, Firman Habibi sebagai Wakil Sekretaris OKK

Selain itu, MPRN meminta RSUD Berkah, yang melakukan pemeriksaan jenazah Syarif, untuk memberikan keterangan yang jujur terkait penyebab kematian. “Jangan sampai RSUD terpengaruh oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tambah Arif.

Arif juga menegaskan bahwa MPRN akan terus memperjuangkan keadilan bagi Syarif Hidayat dan berencana menggelar aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.

“Jika tuntutan kami tidak dipenuhi, kami akan kembali melakukan aksi dengan massa yang lebih banyak. Kebenaran tidak bisa selamanya disembunyikan,” pungkasnya.

Advertisement

Aksi ASN Desa
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Banten

Kapolda Banten Sampaikan Commander Wish Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat’

Banten

Penggali Sumur di Malingping Meninggal, Tertimbun 7 Jam

Banten

IMC Gandeng Polres Lebak Cegah Narkoba di Kalangan Pelajar Malingping

Banten

Perkuat Pencegahan Narkoba, Polres Lebak Edukasi Pelajar SMAN 2 Malingping

BERITA TERBARU

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Kapolda Banten Sampaikan Commander Wish Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat’

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version