Advertisement
GazanaPublika.com, Rangkasbitung – Lapas Kelas III Rangkasbitung, di bawah Kanwil Kemenkumham Banten, menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1446 Hijriah dengan penuh khidmat pada Sabtu (28/09). Bertempat di Masjid At-Taubah, acara yang mengusung tema “Rasulullah SAW Sebagai Inspirasi Dalam Berkarya dan Berprestasi Untuk Menggapai Kebahagiaan Dunia Akhirat” ini, berhasil menggugah semangat para petugas dan warga binaan untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah.
Peringatan yang penuh makna ini dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Rangkasbitung, Muhamad Khapi, beserta jajaran pejabat struktural dan diikuti oleh seluruh warga binaan. Suasana semakin syahdu dengan lantunan sholawat dari tim hadroh yang terdiri dari warga binaan, menambah nuansa spiritual yang mendalam selama acara berlangsung.
Advertisement
Dalam sambutannya, Kalapas Muhamad Khapi menyampaikan pesan agar momentum Maulid Nabi digunakan untuk meningkatkan kualitas diri, memperbaiki akhlak, dan mengambil inspirasi dari kehidupan Rasulullah SAW.
“Maulid Nabi ini adalah momen bagi kita untuk merenungi ajaran dan keteladanan beliau. Kita semua, baik petugas maupun warga binaan, perlu memanfaatkannya untuk hijrah ke arah yang lebih baik. Semoga semangat ini menjadi pemacu untuk terus berkarya dan berprestasi,” ucap Khapi dengan penuh harapan.
Peringatan ini tidak hanya menjadi ajang peringatan agama, tetapi juga sarana introspeksi dan motivasi bagi seluruh yang hadir. Khapi menekankan pentingnya semangat hijrah dalam kehidupan sehari-hari di Lapas, agar warga binaan mampu memperbaiki diri dan terus berkarya dalam lingkungan yang konstruktif.
Tausyiah yang dibawakan oleh KH Aminudin Al Bani semakin meneguhkan makna acara. Ia mengajak semua yang hadir untuk meneladani akhlak Rasulullah dalam setiap langkah hidup mereka, terutama bagi warga binaan yang sedang menjalani masa pembinaan.
“Rasulullah adalah panutan sempurna. Mari jadikan momen ini sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri, memohon ampun, dan menjadi pribadi yang lebih baik. Kita semua punya kesempatan untuk hijrah, menjadi manusia yang lebih mulia di mata Allah dan sesama,” ujar KH Aminudin dalam tausyiahnya yang menggugah hati.
Peringatan Maulid Nabi di Lapas Rangkasbitung bukan hanya perayaan spiritual, tetapi juga refleksi bagi warga binaan agar dapat mengambil hikmah dari perjalanan hidup Rasulullah, menjadikan beliau sebagai inspirasi untuk terus berkarya dan berprestasi, serta membangun kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.
Advertisement
Advertisement
