GazanaPublika.com, Serang – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Serang menggelar Kuliah Dhuha Ramadhan 1446 Hijriyah di Masjid Bilal Kaujon, Komplek Perguruan Muhammadiyah Kota Serang, Minggu (9/3/2025). Acara ini mengusung tema ‘Arah dan Kebijakan Strategis Peningkatan SDM di Banten Melalui Kebijakan Sekolah Gratis’, dengan menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia, dan Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah.

Dalam paparannya, Wakil Walikota Serang, Nur Agis Aulia, menekankan pentingnya pendidikan sebagai sarana untuk mengubah nasib seseorang. “Pendidikan adalah kunci utama dalam merubah nasib seseorang. Oleh karena itu, kita harus memastikan akses pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh masyarakat,” ujar Agis.

Sementara itu, Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, memaparkan program sekolah gratis yang menjadi salah satu fokus utama pemerintahannya bersama Gubernur Andra. Program ini tidak hanya menyasar sekolah negeri, tetapi juga sekolah swasta yang bersedia bergabung. “Kami sebelumnya fokus pada program kuliah gratis, namun melihat tingginya angka putus sekolah di Banten yang mencapai hampir 40 persen, kami memutuskan untuk memperluas program ini menjadi sekolah gratis,” jelas Dimyati.

Ia menambahkan bahwa program sekolah gratis akan resmi diluncurkan pada tahun ajaran baru 2025, yaitu sekitar Juni atau Juli mendatang. “Kami sedang mempersiapkan segala regulasi dan anggaran yang dibutuhkan untuk memastikan program ini berjalan lancar,” ujarnya.

Terkait pendanaan, Dimyati mengungkapkan bahwa Pemprov Banten telah mengalokasikan dana sebesar Rp140 miliar dari hasil penghematan efisiensi anggaran. “Dana ini akan terus bertambah, dan kami memperkirakan bisa mencapai lebih dari Rp300 miliar untuk mendukung program pendidikan, termasuk sekolah gratis,” pungkasnya.

Kegiatan Kuliah Dhuha Ramadhan ini dihadiri oleh puluhan peserta dari berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat, guru, dan aktivis pendidikan. Acara ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Banten melalui pendidikan yang inklusif dan terjangkau.

Redaksi

Exit mobile version