Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » TB Hasanuddin Soroti Keterlibatan Perwira Muda dalam Kasus Kematian Prada Lucky

TB Hasanuddin Soroti Keterlibatan Perwira Muda dalam Kasus Kematian Prada Lucky

Berita Utama Rabu, 13 Agustus 2025 6:20 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

GazanaPublika.com, Jakarta — Anggota Komisi I DPR RI, Mayjen TNI (Purn) TB Hasanuddin, menyampaikan keprihatinannya atas keterlibatan seorang perwira muda dalam kasus kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo. Menurutnya, perwira seharusnya menjadi teladan sekaligus pengawas bagi prajurit, bukan justru terlibat dalam tindakan yang berujung petaka.

Hasanuddin menyoroti bahwa perwira yang dimaksud masih berpangkat Letnan Dua dan merupakan lulusan Akademi Militer yang relatif baru. “Umurnya mungkin baru 24 atau 25 tahun, tetapi sudah terseret dalam kasus seperti ini. Ini sangat saya sesalkan,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (12/8/2025).

BACA JUGA:  DPR Tegaskan Proyek IKN Harus Lebih Realistis Pasca-Putusan MK Terkait Status Jakarta

Ia menegaskan, peran komandan peleton bukan hanya memimpin secara formal, tetapi juga tinggal bersama prajurit di barak untuk memantau, mengendalikan, dan memberi arahan. “Perwira remaja itu mestinya ada di tengah anak buahnya, bukan malah ikut dalam perbuatan melanggar hukum,” tegasnya.

Sebelumnya, TNI telah menetapkan 20 prajurit sebagai tersangka dalam kasus kematian Prada Lucky. Dari jumlah tersebut, satu di antaranya berasal dari jajaran perwira.

Kadispenad Brigjen TNI Wahyu Yudhayana menjelaskan, perwira tersebut diduga membiarkan bawahannya melakukan kekerasan. Ia mengacu pada Pasal 132 KUHPM yang mengatur sanksi bagi atasan militer yang secara sengaja mengizinkan atau tidak mencegah tindakan kekerasan oleh bawahan.

BACA JUGA:  Rismon Ajukan Restorative Justice, Refly Harun Pertanyakan Ada Tidaknya Tekanan

“Struktur di militer jelas, mulai dari Komandan Regu hingga Komandan Kompi. Artinya, ada tanggung jawab berjenjang terhadap setiap peristiwa yang terjadi di unit masing-masing,” kata Wahyu di Jakarta, Senin (11/8/2025).

Kasus
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Mencari Bukti Tambahan, KPK Sasar Rumah Silmy Karim Pasca Penahanan

Nasional

Sektor Finansial Jadi Pemantik, Rupiah Terperosok Dekati Level Rp18.000

Nasional

Siap Buka Nama Besar, Mantan Pimpinan BGN Ajukan Status ‘Justice Collaborator

Berita Utama

Menkeu Purbaya Tepis Isu Mundur Sambil Berkelakar: ‘Saya Sukanya Maju’

BERITA TERBARU

Membuka Sakelar Transendental: Anatomi Karakter Mistik dalam DNA Nusantara

Mencari Bukti Tambahan, KPK Sasar Rumah Silmy Karim Pasca Penahanan

Sektor Finansial Jadi Pemantik, Rupiah Terperosok Dekati Level Rp18.000

Siap Buka Nama Besar, Mantan Pimpinan BGN Ajukan Status ‘Justice Collaborator

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Membuka Sakelar Transendental: Anatomi Karakter Mistik dalam DNA Nusantara

Lima Potensi Karakter Dasar Manusia dalam Desain DNA

Menelusuri Potensi Cara Berpikir yang Tertulis dalam Untaian DNA, Ini Cetak Birunya

RAGAM

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

AI Bukan Tuhan: Menelanjangi Ilusi Mahatahu di Balik Kecerdasan Buatan

Eksotis, Alami dan Memikat: Rahasia Surga Ekowisata Banten yang Jarang Orang Tahu

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.