Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Netanyahu Kaget Tentara IDF Robohkan Patung Yesus di Lebanon

Netanyahu Kaget Tentara IDF Robohkan Patung Yesus di Lebanon

Berita Utama Rabu, 22 April 2026 11:23 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com,   Jakarta — Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengecam keras tindakan seorang tentara Israel Defense Forces (IDF) yang menghancurkan patung Yesus Kristus di sebuah desa Kristen di Lebanon selatan. Insiden ini memicu kemarahan luas dari komunitas Kristen internasional dan memperkeruh situasi geopolitik yang sudah rapuh di kawasan.

Peristiwa tersebut mencuat setelah sebuah foto viral memperlihatkan seorang tentara IDF memukul bagian kepala patung Yesus dengan palu godam setelah patung itu jatuh dari salib. Otoritas Israel telah mengonfirmasi keaslian gambar tersebut.

Advertisement

Dalam pernyataan melalui media sosial, Netanyahu mengaku terkejut sekaligus sedih atas tindakan tersebut.

“Kemarin, seperti mayoritas besar warga Israel, saya terkejut dan sedih mengetahui bahwa seorang tentara IDF merusak ikon keagamaan Katolik di Lebanon selatan,” tulisnya.

Ia menegaskan bahwa Israel menjunjung tinggi nilai toleransi antarumat beragama dan mengumumkan bahwa penyelidikan kriminal tengah berlangsung. Netanyahu juga memastikan pelaku akan menghadapi tindakan disiplin yang tegas.

“Israel, sebagai negara Yahudi, menjunjung tinggi nilai-nilai yang didasarkan pada toleransi dan saling menghormati di antara pengikut semua agama,” lanjutnya.

BACA JUGA:  DPR Sahkan UU Perlindungan Ketenagakerjaan, Buruh Soroti Proses Pembahasan yang Tertutup

Namun, pernyataan Netanyahu juga menuai sorotan karena menyertakan tudingan terhadap komunitas Muslim terkait kekerasan terhadap umat Kristen di kawasan.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa’ar sempat menyampaikan permintaan maaf resmi atas insiden tersebut.

“Perusakan simbol keagamaan Kristen oleh seorang tentara IDF di Lebanon selatan adalah hal yang serius dan memalukan, kami meminta maaf atas insiden ini dan kepada setiap orang Kristen yang perasaannya terluka,” tulisnya.

Namun, situasi semakin memanas ketika Wakil Perdana Menteri Polandia Radosław Sikorski mengkritik keras militer Israel, bahkan menyinggung dugaan kejahatan perang dalam operasi di Gaza. Pernyataan ini langsung dibantah oleh Sa’ar yang menyebutnya sebagai tuduhan “tidak berdasar dan memfitnah”.

Dari pihak Amerika Serikat, Duta Besar AS untuk Israel Mike Huckabee turut mengecam insiden tersebut dan mendesak adanya konsekuensi tegas terhadap pelaku.

Insiden ini terjadi di desa Debl, wilayah mayoritas Kristen di Lebanon selatan, yang berada dekat perbatasan Israel. Kawasan tersebut memang kerap menjadi titik panas konflik antara Israel dan kelompok militan Hezbollah.

BACA JUGA:  PDIP Pecat Achmad Hidayat, Habis Kunjungan ke Jokowi, Ganjar pun Komentar

Lebanon sendiri dikenal sebagai negara dengan komposisi agama yang kompleks, di mana kekuasaan politik dibagi antara komunitas Muslim dan Kristen melalui sistem yang dikenal sebagai Pakta Nasional. Sekitar 30 persen penduduknya merupakan penganut Kristen dari berbagai denominasi, termasuk Maronit dan Ortodoks.

Insiden perusakan simbol keagamaan ini menambah ketegangan di tengah gencatan senjata yang masih rapuh antara Israel dan Hizbullah. Konflik yang kembali memanas sejak awal Maret itu merupakan bagian dari dinamika regional yang lebih luas, termasuk keterlibatan Iran dalam pusaran konflik Timur Tengah.

Peristiwa ini menunjukkan bahwa di tengah konflik militer, dimensi simbolik dan keagamaan dapat dengan cepat memperbesar eskalasi. Apa yang bermula dari satu tindakan individu kini berpotensi menjadi pemicu ketegangan lintas negara dan lintas iman.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bahasa Jawa Menggema di Parlemen Malaysia, Kalam Salan Kritik Dampak Karhutla RI

Berita Utama

Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Internasional

Unjuk Rasa Tuntut Biaya Hidup di Prancis Meluas ke Sejumlah Negara Eropa

Banten

KMP Batu Mandi Terbakar di Perairan Merak, Proses Evakuasi Sedang Berlangsung

BERITA TERBARU

Survei SMRC: Tanpa KDM, Gibran Ungguli Prabowo dalam Simulasi Pilpres

Wajib Halal Diundur hingga 2028, Menteri UMKM Ungkap Biaya Jadi Kendala

Bahasa Jawa Menggema di Parlemen Malaysia, Kalam Salan Kritik Dampak Karhutla RI

Hudi Nurhudiyat: Menguatkan Kearifan Lokal dan Tasawuf

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version