Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » PDIP Tidak Bisa Memaksakan Ahok di Pilgub Jakarta Karena Keterbatasan Kursi

PDIP Tidak Bisa Memaksakan Ahok di Pilgub Jakarta Karena Keterbatasan Kursi

Berita Utama Sabtu, 27 Juli 2024 17:16 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Sumber: Jarot Syaiful Hidayat (sumber: CNNIndonesia.xom)

Advertisement

GazanaPublika.com – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyadari bahwa mereka tidak bisa secara sepihak memaksakan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sebagai calon gubernur di Pilkada Jakarta 2024. Kesadaran ini muncul dari keterbatasan jumlah kursi yang dimiliki PDIP dan pentingnya beradaptasi dengan dinamika politik yang terus berkembang.

Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat menjelaskan bahwa meskipun Ahok merupakan calon yang sangat potensial menurut hasil survei dan pemetaan, PDIP tidak dapat mengusungnya tanpa dukungan dari partai-partai lain. “Ahok memang salah satu calon yang cukup potensial. Namun, saat ini PDIP masih kekurangan kursi untuk memenuhi syarat pencalonan,” ujar Djarot di kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (27/7/2024).

Advertisement

Djarot menekankan bahwa untuk bisa mengusung calon, PDIP harus berkoalisi dengan partai-partai lain agar dapat memenuhi jumlah kursi yang dibutuhkan. “Kami harus berkomunikasi dan menjalin kerja sama dengan partai-partai lain untuk memastikan bahwa calon yang diusung dapat diterima secara luas. Kami tidak bisa memaksakan Ahok tanpa adanya dukungan politik yang memadai,” tambahnya.

BACA JUGA:  Pelayanan PDAM TJM Cabang Parungkuda Dipuji Pelanggan

Dalam situasi politik saat ini, PDIP sedang memantau dan menilai berbagai dinamika yang terjadi. Partai tersebut juga masih mengevaluasi dukungan terhadap calon lain, termasuk Anies Baswedan. Djarot menjelaskan bahwa keputusan mengenai dukungan kepada Anies Baswedan belum final dan masih dalam proses penilaian. “Kami sedang menilai dinamika politik dan hasil survei yang terus berkembang. Keputusan akhir akan ditentukan setelah mempertimbangkan semua faktor,” ujar Djarot.

Ketua DPP PDIP Puan Maharani sebelumnya mengungkapkan bahwa partai mereka telah melakukan komunikasi informal dengan Anies Baswedan, dan dukungan terhadap Anies bisa jadi lebih dari 50 persen. Namun, Puan juga menegaskan bahwa keputusan final akan diambil setelah melihat perkembangan politik dan dinamika yang ada.

BACA JUGA:  Student Care Vocation Padukan Budaya Tradisional dan Literasi Digital untuk Generasi Muda

PDIP mengakui pentingnya membangun komunikasi politik yang baik dengan berbagai pihak. “Kami terbuka untuk berkomunikasi dengan berbagai pihak, termasuk Anies Baswedan dan partai-partai lainnya. Ini adalah bagian dari strategi politik kami untuk menemukan calon yang paling tepat dan memastikan Jakarta bisa berkembang lebih baik ke depan,” kata Djarot.

Dengan waktu yang masih tersisa hingga akhir Agustus, PDIP berkomitmen untuk terus memantau situasi politik dan membuat keputusan yang bijaksana berdasarkan hasil evaluasi dan komunikasi politik yang sedang berlangsung.

Sumber: detik.com

Advertisement

Ahok
Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Berita Utama

Aktivis AMPB Kecewa Puan Maharani Tak Temui Massa Aksi Secara Langsung

Daerah

Student Care Vocation Padukan Budaya Tradisional dan Literasi Digital untuk Generasi Muda

Daerah

Tiga Siswa SMAN 22 Garut Terpilih Jadi Anggota Pasbara Upacara Hari Pramuka Tingkat Kabupaten

BERITA TERBARU

Gelar Giat Cacahan Warga Banten, Forwatu Berkomitmen Menjaga Kondusivitas dan Tetap Kritis

Peduli Warga Terdampak Kekeringan, Polda Banten Distribusikan 6.500 Liter Air Bersih di Tigaraksa

TTKKBI Cilegon Open Fest 2026 Meriah, Puluhan Perguruan Tampilkan Seni Pencak Silat Tingkat Nasional

Lemkapi Berikan Penghargaan Kepada Dirreskrimsus Polda Banten Atas Dedikasi dan Komitmen Berantas Kejahatan Khusus

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.