GazanaPublika.com,Jakarta — Darul Furqan, itu dikenal sebagai rumah berhimpunnya relawan Muslim pejuang kebenaran dan keadilan, menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Kamis malam (15/1/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di Madrasatul Quran Nur Hasanah, Jalan Dukuh Barat No. 27, RT/RW 01/08, Kelurahan Lagowa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara.

Acara ini menjadi ruang refleksi spiritual sekaligus konsolidasi nilai perjuangan bagi para relawan yang berkomitmen mendorong kemajuan bangsa melalui gerakan berbasis akhlak dan keadilan sosial.

Ketua Umum Darul Furqan, Furqan AMC, dalam sambutannya menekankan bahwa peristiwa Isra Mi’raj harus dimaknai sebagai sumber inspirasi bagi gerakan umat, tidak hanya dalam dimensi ibadah, tetapi juga dalam laku sosial.

“Rasulullah SAW melakukan perjalanan horizontal (Isra) dari Masjidil Haram di kota Mekah ke Masjidil Aqsa di Palestina, kemudian naik vertikal (Mi’raj) ke Sidratul Muntaha berjumpa Allah SWT, untuk menerima perintah Shalat sebagai anugerah terindah dari Allah SWT,” ungkap Furqan.

Ia menjelaskan bahwa makna shalat tidak berhenti pada hubungan vertikal antara hamba dan Tuhan, melainkan harus tercermin dalam perilaku sosial sehari-hari.

“Dalam Alquran dijelaskan bahwa sesungguhnya Shalat mencegah perbuatan keji dan mungkar. Maknanya, Shalat yang merupakan ibadah vertikal tersebut manifestasinya adalah horizontal mencegah perbuatan keji dan mungkar. Inilah esensi dari shalat,” jelasnya.

“Karena itu Shalat haruslah manifes menjadi akhlaq, menjadi tindakan, menjadi gerakan mencegah perbuatan keji dan mungkar,” tegas Furqan, yang juga menjabat sebagai Direktur Penggalangan Relawan DPP PSI.

Lebih lanjut, ia menyampaikan rencana Darul Furqan untuk memperluas gerakan dengan membangun rumah-rumah relawan Muslim penegak kebenaran dan keadilan di berbagai kota di seluruh Indonesia, sebagai pusat pengabdian sosial dan pembinaan nilai-nilai keumatan.

Peringatan Isra Mi’raj tersebut turut menghadirkan Hj. Yenny Wahid, tokoh nasional sekaligus putri mendiang Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), yang memberikan tausiyah dan mauidhah hasanah kepada para hadirin.

Kegiatan ditutup oleh Ketua Dewan Pembina Darul Furqan, Gus Dhahir Farisi, dengan lantunan shalawat yang diikuti seluruh jamaah, menambah suasana khidmat dan kebersamaan.

Dalam acara tersebut, hadir para kiai, masyaikh, asatidz dan asatidzah, serta tokoh dari berbagai organisasi sosial kemasyarakatan, yang bersama-sama meneguhkan semangat persatuan dan pengabdian di tengah masyarakat.

Profil Darul Furqan:

🌟 Visi

Menjadi rumah kebersamaan relawan Muslim progresif yang menjunjung tinggi nilai keadilan, persaudaraan, dan keberanian untuk membedakan kebenaran dari kebatilan, demi terwujudnya Indonesia yang adil, sejahtera, dan berkeadaban.

🎯 Misi

1. Membangun Wadah – menjadi rumah persatuan bagi relawan Muslim dari berbagai latar belakang.

2. Menegakkan Nilai – menanamkan semangat Furqan: membedakan yang benar dari yang salah, yang adil dari yang zalim.

3. Menguatkan Pendidikan & Kesadaran – melalui kajian, diskusi, dan aksi sosial yang membekali relawan dengan wawasan keislaman progresif dan nilai kebangsaan.

4. Menggerakkan Aksi Nyata – turun langsung ke masyarakat dalam bidang sosial, ekonomi, pendidikan, dan lingkungan.

5. Mengokohkan Integritas – menjadi teladan dalam politik yang bersih, jujur, dan bermartabat.

🌐 Nilai-Nilai Utama

• Haq (Kebenaran) – berani berdiri di sisi yang benar.

• Adl (Keadilan) – memperjuangkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat.

• Ukhuwah (Persaudaraan) – merajut kebersamaan lintas kelompok.

• Khidmah (Pengabdian) – hadir untuk melayani umat dan bangsa.

• Syura (Musyawarah) – mengedepankan dialog dan kebijaksanaan.

🏠 Makna Nama

• Darul: rumah/tempat berhimpun.
• Furqan: pembeda kebenaran dan kebatilan.

• Darul Furqan: Rumah para pejuang kebenaran, tempat berhimpun relawan Muslim yang berkomitmen pada keadilan dan kemajuan bangsa.

🤝 Peran Strategis

• Sayap Muslim PSI yang menampung, membina, dan menggerakkan relawan Muslim.

• Jembatan antara nilai Islam rahmatan lil-‘alamin dengan politik kebangsaan yang inklusif.

• Pusat Gagasan untuk melahirkan pemikiran Islam progresif yang relevan dengan isu-isu keadilan sosial, lingkungan, dan kesejahteraan.

📢 Slogan

“Darul Furqan: Rumah Relawan Muslim Penegak Kebenaran dan Keadilan.”

Redaksi

Exit mobile version