GazanaPublika.com, Jakarta – Dukungan dari pendukung ‘Anak Abah’ – masa Anies Baswedan, tidak berefek serius dalam memberikan sumbangan suara kepada paslon Pramono Anung dan Rano di dalam pilkada Jakarta 2024 yang akan digelar seminggu lagi.
Hal tersebut diungkapan Igor Dirgantara, pakar politik asal Universitas Jayabaya. Igor menjelaskan pendudkung Anies Baswedan yang kerap disebut Anak Abah, dinilai tidak akan kompak mendukung calon lain jika bukan Anies sendiri yang maju sebagai calon gubernur di Pilkada Jakarta 2024.
“Tidak akan kompak, jika bukan Anies langsung yang maju sebagai Cagub DKI Jakarta lagi,” ujarnya ketika dikonfirmasi, Jumat (22/11/2024), dikutip dari CNNIndonesia.com.
Igor menjelaskan bahwa dukungan masa Anis diprediksi akan terbelah menjadi dua bagian, baik ada yang Pramono-Rano dan juga Ridwan Kamil-Suswono.
Direktur Eksekutif Survei dan Polling Indonesia (SPIN) itu juga menyenggol PKS, di mana Masa dari partai tersebut akan bulat untuk mendukung Ridwan Kamil karena didampingi kadernya, Suswono. Igor menambahkan anak abah kecenderungan akan memilih RK karena dinilai Suswono sebagai kader PKS.
Igor menilai kekuatan PKS justru jauh lebih besar daripada kekuatan pendukung Anies, sehingga pendukung PKS akan lebih masif untuk memberikan suaranya kepada Kamil-Suswono.
“Pasti instruksi PKS sebagai parpol yang menang di Jakarta akan lebih solid memenangkan kadernya sendiri Suswono yang berpasangan dengan RK,” ujarnya.
Sebelumnya Anies melibatkan dirinya untuk ikut berpartisipasi dalam mendukung kampanye Pramono-Rano.
Dalam kondisi persaingan yang ketat tersebut Ridwan Kamil justru memamerkan keberadaan Sandiaga Uno dan Ariza Patria dalam memberikan dukungan kepada dirinya. Hal tersebut ia sampaikan dalam memberikan tanggapan media massa terkait dukungan politik Anies Baswedan atas pasangan Pramono Anung-Rano Karno di pilgub Jakarta 2024.
“Inilah indahnya demokrasi, mantan gubernur kesana, dua wagubnya ke sini. Alhamdulillah,” tutur RK di Rumah SandiUno Indonesia, Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2024).
Diketahui bahwa keduanya pernah menjadi Wakil Gubernur Jakarta pendamping Anies. Dengan demikian RK bahwa keduanya keduanya merupakan sosok yang terbukti mampu menjalankan tugas sebagai pemimpin di Jakarta. Dalam harapannya RK menginginkan keberadaan mereka dapat menguatkan dalam meraih kemenangan nanti.

