Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Memberi Kepada Orang yang Dibenci, Bukan Mengharapkan Pujian

Memberi Kepada Orang yang Dibenci, Bukan Mengharapkan Pujian

Genta Qalbu Rabu, 17 Januari 2024 17:28 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
genta-golbu

Advertisement

“Jangan memberi dengan berharap pujian..tetapi sangat terpuji dengan beratnya memberi kepada orang yang selalu membenci kepadanya” (AOA)

GazanaPublika.com – Ikhlas adalah tindakan melaksanakan amal kebaikan semata-mata karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Terdapat tiga hal yang tidak diketahui malaikat untuk dicatat, tidak diketahui oleh nafsu untuk dirusak, dan tidak diketahui oleh syaitan untuk disimpangkan; salah satunya adalah ikhlas.

Advertisement

Imam Ghazali menjelaskan Ikhlas sebagai keadaan yang murni, bersih dari segala yang mencampurnya. Beliau merujuk pada ayat dalam Quran, surat an-Nahl ayat 66, yang mengandung pelajaran bahwa seperti binatang ternak yang memberikan susu yang bersih, ikhlas juga merupakan suatu hal yang murni dan mudah diterima oleh hati orang yang melaksanakannya.

Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam juga menyampaikan pentingnya niat dalam amal perbuatan. Hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim menegaskan bahwa setiap amalan tergantung pada niatnya. Hijrah yang dilakukan karena Allah dan rasul-Nya akan diterima sebagai hijrah yang benar, sementara hijrah yang dilakukan demi dunia atau kepentingan pribadi akan mengarah kepada tujuan yang sesuai dengan niat tersebut.

Penulis;
AOA

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Genta Qalbu

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Genta Qalbu

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Genta Qalbu

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Genta Qalbu

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

BERITA TERBARU

Dua Polisi Gadungan di Malingping Culik dan Siksa Warga, Uang Jutaan Rupiah Turut Dirampas

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Kapolda Banten Sampaikan Commander Wish Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat’

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version