Advertisement
“Jangan memberi dengan berharap pujian..tetapi sangat terpuji dengan beratnya memberi kepada orang yang selalu membenci kepadanya” (AOA)
GazanaPublika.com – Ikhlas adalah tindakan melaksanakan amal kebaikan semata-mata karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Terdapat tiga hal yang tidak diketahui malaikat untuk dicatat, tidak diketahui oleh nafsu untuk dirusak, dan tidak diketahui oleh syaitan untuk disimpangkan; salah satunya adalah ikhlas.
Advertisement
Imam Ghazali menjelaskan Ikhlas sebagai keadaan yang murni, bersih dari segala yang mencampurnya. Beliau merujuk pada ayat dalam Quran, surat an-Nahl ayat 66, yang mengandung pelajaran bahwa seperti binatang ternak yang memberikan susu yang bersih, ikhlas juga merupakan suatu hal yang murni dan mudah diterima oleh hati orang yang melaksanakannya.
Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam juga menyampaikan pentingnya niat dalam amal perbuatan. Hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim menegaskan bahwa setiap amalan tergantung pada niatnya. Hijrah yang dilakukan karena Allah dan rasul-Nya akan diterima sebagai hijrah yang benar, sementara hijrah yang dilakukan demi dunia atau kepentingan pribadi akan mengarah kepada tujuan yang sesuai dengan niat tersebut.
Penulis;
AOA
Advertisement
