Advertisement
“Jangan ungkapkan kata-kata jelek yang membuat kebencian karena itu adalah dirinya, ungkapkanlah kata-kata baik bila itu menyenangkan bagi dirinya“- AOA
GazanaPublika.com -Sekecil-kecilnya hasud adalah kebencian, sebab kebencian adalah akar dari hasud. Banyak sekali jenis-jenis kebencian dan terkadang ada jenis kebencian itu ketika seseorang membenci orang lain malah tidak ada sebabnya, mengapa dia harus membenci. Kadang ada orang hanya dikarenakan melihat wajah orang lain tapi mengapa dia membencinya sedemikian rupa padahal tidak ada kesalahan dari orang yang diberi tersebut.
Advertisement
Nah apalagi bila kebencian itu dilakukan dengan sengaja kepada orang lain dengan mengungkapkan kata-kata jelek. Maka ketika kita mengungkapkan kejelekan kepada orang lain sesungguhnya sadarilah bahwa sebelum kepada orang tersebut kejelekan itu berlaku untuk diri kita sendiri. Bukan orang lain yang jelek tetapi ketika kita menjelekkannya pun maka sebetulnya kita sendiri yang jelek perilakunya.
Menjelekkan itu dikarenakan adanya unsur kebencian. Tidak mungkin menjelekkan apabila tidak ada unsur kebencian. Dan orang yang sudah terlanjur suka kepada orang lain mustahil dia menjelekkannya. Tidak ada sesuatu yang jelek yang dimiliki orang lain melainkan kita sendiri yang telah lupa pada keburukan yang kita miliki.
Melawan rasa kebencian sehingga kita berpaling dari kejelekan orang lain adalah dengan mengungkapkan kata baik kepada orang lain atau orang yang dimaksud. Sebab tidak mungkin kebencian berjalan bersamaan dengan kebaikan. Oleh karenanya untuk membangun suatu kemajuan bagi diri kita sendiri ialah dengan cara membangun rasa suka kepada siapapun dan tidak pandang bulu. Lalu apakah manfaatnya ketika menjelekan orang lain? Sama sekali tidak ada manfaatnya.
Advertisement
Advertisement
