Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Menjelekan Orang Lain Berarti Dirimu Sendiri

Menjelekan Orang Lain Berarti Dirimu Sendiri

Genta Qalbu Minggu, 1 September 2024 6:20 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
genta-golbu

Advertisement

“Jangan ungkapkan kata-kata jelek yang membuat kebencian karena itu adalah dirinya, ungkapkanlah kata-kata baik bila itu menyenangkan bagi dirinya“- AOA

GazanaPublika.com -Sekecil-kecilnya hasud adalah kebencian, sebab kebencian adalah akar dari hasud. Banyak sekali jenis-jenis kebencian dan terkadang ada jenis kebencian itu ketika seseorang membenci orang lain malah tidak ada sebabnya, mengapa dia harus membenci. Kadang ada orang hanya dikarenakan melihat wajah orang lain tapi mengapa dia membencinya sedemikian rupa padahal tidak ada kesalahan dari orang yang diberi tersebut.

Advertisement

Nah apalagi bila kebencian itu dilakukan dengan sengaja kepada orang lain dengan mengungkapkan kata-kata jelek. Maka ketika kita mengungkapkan kejelekan kepada orang lain sesungguhnya sadarilah bahwa sebelum kepada orang tersebut kejelekan itu berlaku untuk diri kita sendiri. Bukan orang lain yang jelek tetapi ketika kita menjelekkannya pun maka sebetulnya kita sendiri yang jelek perilakunya.

Menjelekkan itu dikarenakan adanya unsur kebencian. Tidak mungkin menjelekkan apabila tidak ada unsur kebencian. Dan orang yang sudah terlanjur suka kepada orang lain mustahil dia menjelekkannya. Tidak ada sesuatu yang jelek yang dimiliki orang lain melainkan kita sendiri yang telah lupa pada keburukan yang kita miliki.

Melawan rasa kebencian sehingga kita berpaling dari kejelekan orang lain adalah dengan mengungkapkan kata baik kepada orang lain atau orang yang dimaksud. Sebab tidak mungkin kebencian berjalan bersamaan dengan kebaikan. Oleh karenanya untuk membangun suatu kemajuan bagi diri kita sendiri ialah dengan cara membangun rasa suka kepada siapapun dan tidak pandang bulu. Lalu apakah manfaatnya ketika menjelekan orang lain? Sama sekali tidak ada manfaatnya.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Genta Qalbu

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Genta Qalbu

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Genta Qalbu

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Genta Qalbu

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

BERITA TERBARU

Lemkapi Berikan Penghargaan Kepada Dirreskrimsus Polda Banten Atas Dedikasi dan Komitmen Berantas Kejahatan Khusus

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Timor Leste, Puluhan Peraih Nobel Ikut ke Istana

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Polda Banten Imbau Orang Tua Awasi Anak agar Tak Terjebak Kericuhan Saat Penyampaian Aspirasi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.