Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Lelah Karena Masa Lalu

Lelah Karena Masa Lalu

Genta Qalbu Minggu, 2 Maret 2025 18:19 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

“Jangan merasa lelah atas dasar pengalaman masa lalu atau kerinduan masa lalu. ” – AOA

GazanaPublika.com – Ada sebuah pepatah yang mengatakan, “Berakit-rakit dahulu, berenang-renang ke tepian. Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian.” Namun, hidup tidak selalu berjalan sesuai dengan pepatah tersebut. Sebagian orang justru merasakan manisnya kehidupan terlebih dahulu, tetapi pada akhirnya mengalami kepahitan. Bagaimana seharusnya kita menyikapi kondisi seperti ini jika terjadi pada diri seseorang?

Advertisement

Seseorang yang pernah merasakan kesuksesan atau kekayaan, lalu mengalami kebangkrutan atau kegagalan, sering kali terjebak dalam nostalgia masa lalunya. Ia terus mengungkit-ungkit kejayaan yang pernah diraih dan sulit melepaskan kenangan itu. Kondisi seperti ini biasa disebut sebagai *post-power syndrome*.

Akibatnya, ia menjadi lemah dalam menghadapi masa depan dan sulit bangkit dari keterpurukan. Rasa lelah dan keputusasaan pun kerap menghampiri, membuatnya merasa semakin tidak berdaya.

Jika berada dalam kondisi seperti ini, yang perlu dilakukan adalah membangkitkan semangat untuk melangkah maju. Jangan biarkan jiwa yang terpuruk mengendalikan hidupmu, karena hal itu hanya akan membuatmu semakin terpuruk. Bangkitlah, kuatkan tekad, dan hadapi masa depan dengan keyakinan bahwa setiap tantangan adalah peluang untuk tumbuh lebih kuat.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Genta Qalbu

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Genta Qalbu

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Genta Qalbu

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Genta Qalbu

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

BERITA TERBARU

Lemkapi Berikan Penghargaan Kepada Dirreskrimsus Polda Banten Atas Dedikasi dan Komitmen Berantas Kejahatan Khusus

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Timor Leste, Puluhan Peraih Nobel Ikut ke Istana

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Polda Banten Imbau Orang Tua Awasi Anak agar Tak Terjebak Kericuhan Saat Penyampaian Aspirasi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.