GazanaPublika.com., Brasil – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan kerinduannya untuk segera kembali ke Indonesia setelah menjalani kunjungan kenegaraan maraton selama 10 hari ke berbagai negara. Hal ini disampaikannya dalam sebuah wawancara di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 yang berlangsung di Brasil, Minggu (17/11/2024).
“Sebenarnya saya ingin segera pulang,” ujar Prabowo dalam rekaman video yang dirilis oleh Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden. Dalam video tersebut, Prabowo tampak didampingi Menteri Luar Negeri Sugiono dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.
Prabowo menjelaskan bahwa rangkaian kunjungan panjang ini dilakukan karena bertepatan dengan jadwal pertemuan penting, seperti KTT G20 dan APEC.
“Karena G20 dan APEC berdekatan dan jaraknya jauh, saya memanfaatkan momen ini untuk juga mengunjungi beberapa negara lain,” kata Prabowo.
Rangkaian perjalanan ini dimulai dari China pada 8 November, dilanjutkan ke Amerika Serikat pada 11 November, lalu ke Peru pada 14 November, dan Brasil akhir pekan lalu. Setelah Brasil, Prabowo dijadwalkan menuju Inggris untuk membahas peluang investasi, serta berencana mengunjungi beberapa negara di Timur Tengah jika jadwal memungkinkan.
“Saya akan ke Inggris untuk berbicara soal ekonomi, mencari peluang investasi. Setelah itu, saya usahakan mampir ke beberapa negara di Timur Tengah, tergantung kecocokan jadwal,” jelasnya.
Fokus pada Perbaikan Ekonomi
Meski sibuk dengan kunjungan luar negeri, Prabowo menegaskan bahwa prioritas utamanya sebagai Presiden tetap pada upaya memperbaiki ekonomi dalam negeri.
“Saya ingin di tahun-tahun pertama menjabat, fokus utama saya adalah memperbaiki ekonomi domestik,” ungkapnya.
Selama kunjungan luar negeri Prabowo, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Presiden sesuai dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 31 Tahun 2024. Dalam keputusan tersebut, Gibran diwajibkan berkonsultasi dengan Prabowo jika hendak menetapkan kebijakan baru.
“Apabila dalam masa penugasan perlu ditetapkan kebijakan baru, maka Wakil Presiden wajib terlebih dahulu berkonsultasi dan meminta persetujuan Presiden,” bunyi diktum kedua dalam Keppres tersebut.
Setelah Prabowo kembali ke Indonesia, Gibran diwajibkan melaporkan seluruh tugas yang dilaksanakan selama masa penugasan, sesuai dengan diktum ketiga Keppres.
Dengan rangkaian kunjungan ini, Prabowo berharap dapat memperkuat hubungan internasional sekaligus membawa peluang investasi yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi Indonesia.
Sumber: CNNIndonesia.com

