Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Copot Jabatan Pimpinan, Diduga Terkait Kasus Jual Beli Titik ‘SPPG’

Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Copot Jabatan Pimpinan, Diduga Terkait Kasus Jual Beli Titik ‘SPPG’

Nasional Rabu, 3 Juni 2026 23:06 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta —  Sebuah langkah penegakan hukum yang mengejutkan tengah menyasar salah satu lembaga strategis pemerintah. Hanya berselang sehari setelah pucuk pimpinannya dicopot oleh Presiden Prabowo Subianto, kantor Badan Gizi Nasional (BGN) langsung digeledah oleh pihak Kejaksaan Agung (Kejagung). Rangkaian peristiwa ini berawal ketika pemerintah mengevaluasi para bos BGN pada malam hari (2/6/2026). Dalam perombakan tersebut, ada tiga orang pimpinan yang diganti, yaitu Dadan Hindayana, Lodewyk Pusung, dan Sony Sonjaya.

Keesokan paginya, tepat pada Rabu pagi (3/6/2026), publik dikejutkan dengan kabar bahwa kantor BGN yang berlokasi di kawasan Jakarta Pusat tersebut didatangi oleh para jaksa penyidik pidana khusus dari Kejagung. Berdasarkan pantauan langsung di lokasi kejadian, pengamanan di sekitar area kantor tampak dijaga ketat. Agar dapat mempermudah proses penggeledahan yang sedang berlangsung, para karyawan BGN terlihat diminta berada di luar gedung.

BACA JUGA:  MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Advertisement

Kepastian mengenai adanya operasi hukum ini dikonfirmasi langsung oleh internal kejaksaan. Pelaksana Harian Kepala Pusat Penerangan Hukum (Plh Kapuspenkum) Kejagung, Mochamad Jeffry, mengamini tindakan tersebut kepada awak media.

“Benar, melakukan penggeledahan di kantor BGN,” ucapnya saat dimintai konfirmasi.

Meskipun pihak kejaksaan saat itu masih menutup rapat informasi mengenai detail kegiatan, teka-teki mengenai kasus apa yang membuat BGN disasar kejaksaan mulai menemui titik terang. Menurut salah seorang sumber, penggeledahan tersebut berkaitan erat dengan dugaan perkara yang belakangan santer berembus, yakni dugaan praktik jual beli titik satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG).

BACA JUGA:  Empat ABK Diduga Jadi Korban Kekerasan di Kapal Cumi, Polisi Turun Tangan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pintu masuk bagi tim penyidikan ini berawal dari adanya temuan pelanggaran pada proyek pengadaan SPPG. Praktik ilegal tersebut diduga kuat melibatkan sejumlah oknum pejabat tinggi di lingkungan BGN. Hingga kabar ini diturunkan, tim penyidik diketahui masih terus bergerak melakukan penggeledahan demi mengumpulkan barang bukti. Selain menyisir kantor BGN, penyidik dikabarkan juga menyasar kediaman dari pihak-pihak terkait, meskipun belum ada konfirmasi mengenai kabar penjemputan paksa terhadap mantan pejabat BGN maupun pihak lainnya.

Dikutip dari detikcom, tulisan berita ini merangkum situasi terkini seputar penggeledahan tersebut, di mana Kejagung juga dijadwalkan akan memberikan keterangan resmi mengenai detail kasus dan hasil penggeledahan kantor BGN secara lebih rinci pada sore hari.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version