Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Prabowo Singgung Potensi AHY Jadi Presiden: ‘Siapa Tahu Ada Presiden AHY’

Prabowo Singgung Potensi AHY Jadi Presiden: ‘Siapa Tahu Ada Presiden AHY’

Nasional Rabu, 26 Februari 2025 5:11 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato yang menarik perhatian dalam Kongres VI Partai Demokrat di Ritz-Carlton, Jakarta Selatan, pada Selasa, 25 Februari 2025. Dalam pidatonya, Prabowo menyinggung potensi Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), untuk menjadi presiden di masa depan. Prabowo mengingatkan bahwa ayah AHY, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), telah menjadi Presiden ke-6 Indonesia, dan tidak menutup kemungkinan AHY akan mengikuti jejak sang ayah.

“Sekarang Mas AHY berapa usianya? 45 ya? 46? Plus 25 tahun, ya baru 69 tahun. Siapa tahu, ada Presiden SBY, siapa tahu ada Presiden AHY. Saya nggak tahu,” kata Prabowo dengan nada santai, disambut tawa dan tepuk tangan dari para kader Demokrat yang hadir.

Advertisement

Prabowo juga mencolek Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang duduk bersebelahan dengan AHY dalam acara tersebut. Ia menyebutkan bahwa meskipun saat ini AHY dan Gibran duduk berdampingan, bukan tidak mungkin keduanya akan bersaing di masa depan. “Sekarang duduk berdampingan, nanti bisa bersaing, ini dua orang ini,” ujar Prabowo, disambut riuh tepuk tangan dari para peserta kongres.

BACA JUGA:  Pakar Intelijen Bongkar Kasus Febrie Adriansyah: Bukan Sekadar Korupsi, Melainkan Perang Antar Kelompok Kekuasaan

Presiden ke-8 RI itu menegaskan bahwa persaingan dalam politik adalah hal yang wajar, asalkan setelahnya semua pihak bisa bersatu kembali. “Nggak apa-apa, bersaing itu baik. Siapa nomor 1, ajaklah nomor 2, ajaklah nomor 3, iya kan?” kata Prabowo. Ia kemudian mengungkit pengalamannya sendiri saat dua kali dikalahkan oleh Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), dalam Pilpres. Namun, setelah Pilpres usai, Jokowi justru mengajaknya bergabung dalam pemerintahan.

“Pak Jokowi ngalahin saya, saya mau bilang ‘ngalahin gue’, nggak enak ada wartawan, Presiden Indonesia nggak boleh bicara kayak gitu. Ngalahin saya dua kali, iya kan? Tapi beliau ngajak saya masuk, masuk juga gue, eh sori, masuk juga saya. Maaf, Pak SBY ini,” canda Prabowo, memancing gelak tawa hadirin.

BACA JUGA:  Kapolri Listyo Sigit Kunjungi Banten, Resmikan Pesanggrahan Tjimande PTBI di Kota Serang

Prabowo juga menyebutkan bahwa Partai Gerindra dan dirinya identik dengan angka 8, sementara Partai Demokrat identik dengan angka 9. Ia kemudian bermain-main dengan angka dengan menghitung tanggal pelaksanaan kongres. “Jadi di Gerindra dan Prabowo, angka keramat adalah 8. Kalau saya lihat di Demokrat ini 9,” ujarnya. “Hari ini tanggal 25 ya, 2 tambah 5, 7. Bulan Februari kan, 7 tambah 2, 9. Tahun 2025, 9 kan? 9 tambah 9, 18. Benar? 1 tambah 9?” tanya Prabowo, yang langsung dijawab “9” oleh kader Demokrat dengan riuh.

Pidato Prabowo ini tidak hanya menghibur, tetapi juga menyiratkan pesan persatuan dan dinamika politik yang sehat. Ia menekankan bahwa persaingan dalam politik adalah hal yang alami, asalkan diikuti dengan semangat kebersamaan untuk kemajuan bangsa.

Advertisement

Prabowo Prabowo Subianto
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Nasional

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Nasional

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Nasional

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

BERITA TERBARU

Dua Polisi Gadungan di Malingping Culik dan Siksa Warga, Uang Jutaan Rupiah Turut Dirampas

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Kapolda Banten Sampaikan Commander Wish Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat’

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version