Advertisement
GazanaPublika.com, Lebak – Sebagai perwujudan komitmen dalam pengabdian kepada masyarakat, Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten melepas sebanyak 547 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Berdampak, Kamis, (24/07).
Giat pelepasan bertempat di Gedung Serba Guna MH Irsjad Djuwaeli, Kampus UNMA, Pandeglang.
Diketahui, KKN Tematik Berdampak UNMA Banten tahun ini membawa tema membangun desa dari hulu ke hilir. Fokus kegiatan mahasiswa meliputi pemetaan potensi lokal, peningkatan literasi digital, penguatan UMKM, edukasi lingkungan, serta pemberdayaan kesehatan masyarakat.
Advertisement
Acara pelepasan dihadiri oleh Wakil Bupati (Wabup) Pandeglang, Iing Andri Supriadi, Asisten Daerah III Setda Provinsi Banten EA Deni Hermawan, serta Ketua Umum Pengurus Besar Mathla’ul Anwar (PBMA) KH Embay Mulya Syarief.
Dalam sambutan, Rektor UNMA Banten, Prof. Dr. Andriansyah menegaskan bahwa program KKN Tematik itu merupakan agenda strategis kampus dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai motor kemajuan masyarakat desa. Tahun ini, mahasiswa UNMA disebar ke delapan kecamatan di 23 desa dua kabupaten, yaitu Lebak dan Pandeglang. “KKN ini bukan hanya rutinitas, tetapi bagian dari proses membumikan ilmu yang telah didapat di bangku kuliah. Mahasiswa akan tinggal dan hidup bersama masyarakat selama sebulan. Mereka harus hadir sebagai sahabat masyarakat, bukan sebagai tamu. Dan mereka sudah dibekali keterampilan praktis dan dosen pembimbing lapangan,” ujar Rektor.

Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNMA Banten, Dr. Nenden Sartika Suciyati, menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN tahun ini menjadi lebih istimewa karena melibatkan mahasiswa dan dosen yang berhasil meraih hibah penelitian dan pengabdian dari pemerintah. “Alhamdulillah, UNMA Banten meraih Juara 1 se-Banten dalam penerimaan hibah penelitian dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Hibah yang diraih para dosen menunjukkan bahwa kualitas riset dan pengabdian di UNMA mendapat pengakuan di tingkat nasional. Selain itu, UNMA juga masuk dalam enam perguruan tinggi terbaik penerima hibah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) tahun 2025,” ungkap Dr Nenden.
Sementara, Ketua Umum PB MA, KH Embay Mulya Syarief, memberikan pesan moral kepada para mahasiswa yang akan mengabdi di desa. “Kalian bukan hanya membawa nama kampus, tapi juga nama baik keluarga, organisasi, dan masa depan bangsa. Jadilah bagian dari solusi, jangan jadi bagian dari masalah,” tegas Embay.
Dalam sambutan, Wabup Pandeglang, Iing Andri Supriadi, dalam sambutannya menyambut baik pelaksanaan KKN Tematik di wilayahnya. Menurutnya, keberadaan mahasiswa KKN bisa menjadi kekuatan baru dalam menata desa, baik di bidang pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga literasi digital. “Banten Selatan itu luas dan memiliki potensi besar, tetapi tantangannya juga tak sedikit. Mahasiswa bisa menjadi agen akselerasi perubahan jika hadir dengan empati dan kesungguhan,” ujarnya.
Ditempat yang sama, Asda III Setda Provinsi Banten, EA Deni Hermawan, menyebut pelaksanaan KKN tersebut merupakan wujud konkret Tridarma Perguruan Tinggi. “UNMA sangat progresif. Mahasiswa tidak hanya dikirim begitu saja, tapi dipersiapkan dengan matang agar benar-benar memberi dampak positif bagi masyarakat,” katanya. (IB)
Caption : Sebagai perwujudan komitmen dalam pengabdian kepada masyarakat, UNMA Banten melepas sebanyak 547 mahasiswa peserta KKN Tematik Berdampak, Kamis, (24/07), giat di Gedung Serba Guna MH Irsjad Djuwaeli, Kampus UNMA. (Wchu)
Advertisement
