Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » KKN UNMA Sinarjaya Jadi Model Pemberdayaan Desa Masa Kini, Dari Desa untuk Banten

KKN UNMA Sinarjaya Jadi Model Pemberdayaan Desa Masa Kini, Dari Desa untuk Banten

Banten Rabu, 6 Agustus 2025 5:28 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Giat KKN UNMA Banten bertajuk 'Dari Desa untuk Banten', para mahasiswa di Desa Sinarjaya, Kecamatan Cigeulis, meluncurkan terobosan membumikan kolaborasi potensi lokal, guna menyalakan semangat pemberdayaan desa. Selasa (5/8/2025)

Advertisement

GazanaPublika.com, Pandeglang – Mahasiswa Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten kembali membuktikan bahwa pendidikan tinggi bukan hanya soal ruang kelas dan teori di balik meja. Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) bertajuk ‘Dari Desa untuk Banten’, para mahasiswa di Desa Sinarjaya, Kecamatan Cigeulis, meluncurkan terobosan membumikan kolaborasi potensi lokal, guna menyalakan semangat pemberdayaan desa. Selasa (5/08)
Lokasi Desa Sinarjaya dikenal dengan keindahan lima curugnya dan geliat ekonomi kerakyatan. Ini menjadi panggung tempat ilmu, idealisme, dan kerja nyata mahasiswa bersatu. Tak sekadar mengabdi, mereka menyulap desa menjadi laboratorium sosial pembangunan berkelanjutan. Hasilnya? Bukan hanya perubahan di lapangan, tapi juga inspirasi nasional.

“Desa Sinarjaya adalah miniatur masa depan Banten. Mahasiswa UNMA membuktikan bahwa mereka tidak sekadar menjalankan tugas, tetapi menyulut harapan dan perubahan,” ujar Eko Supriatno, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) UNMA Banten.

BACA JUGA:  Tindaklanjuti Informasi Dugaan Penyalahgunaan BBM, Polda Banten Cek Empat Lokasi

Advertisement

Menurut Eko, program tersebut menyadarkan kembali pentingnya pendekatan yang membumi dan menyentuh. KKN era sekarang tidak bisa lagi sekadar formalitas, pasang spanduk, bikin papan nama jalan, atau laporan rutinitas. Tapi dibutuhkan kehadiran yang strategis dan bermakna. “Kalau mahasiswa hanya melakukan hal-hal yang bisa dilakukan warga tanpa kita, maka kita gagal. Mahasiswa harus datang dengan gagasan, strategi, dan semangat perubahan,” tegas Eko.

Kata dia, Banten tidak sedang membangun dari atas, melainkan dari bawah, dari desa. “Dan mahasiswa KKN UNMA adalah jembatan antara ilmu dan realita, antara gagasan dan tindakan, antara kampus dan rakyat. Untuk Banten,” paparnya.
Sementara, Ketua KKN Mahasiswa Sinarjaya, Hernanda Wijaya menambahkan digagas pula Forum ‘Ngopi Warga’ untuk menautkan silaturahmi. “Kami gagas sebagai ruang silaturahmi informal, di mana warga bisa berdiskusi, menyampaikan unek-unek, bahkan menyelesaikan persoalan desa sambil menikmati kopi. Ini bukan sekadar ngobrol, tapi cara kami membangun kepercayaan dan partisipasi dari hati ke hati.” terangnya.
Senada, Sekretaris Mahasiswa KKN Sinarjaya Deriska Mulady menegaskan pentingnya peran aktif mahasiswa dalam proses pemberdayaan masyarakat desa:

BACA JUGA:  Dua Polisi Gadungan di Malingping Culik dan Siksa Warga, Uang Jutaan Rupiah Turut Dirampas

“Mahasiswa KKN hari ini tidak cukup hanya jadi pengamat. Kita harus hadir, berkolaborasi, dan menjadi bagian dari perubahan—baik dalam sistem, budaya, maupun kehidupan sehari-hari masyarakat desa. Insyallah, puncak program ini akan kami rayakan bersama warga melalui Pesta Rakyat dan Bazar Kemerdekaan Sinarjaya, sekaligus membangun gapura ramah lingkungan dari ecobrick sebagai simbol kolaborasi, kreativitas, dan kepedulian,” ujarnya. (w)

Advertisement

Desa Universitas Mathla'ul Anwar UNMA
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Banten

Gerakan Sembilan Desak Pemkab Lebak Tutup Batching Plant PT BCL dan PT Alin

Banten

Lari dari Proses Hukum, Kakak Ipar Pemerkosa Adik di Binuang Serang Jadi Buronan Polisi

Banten

Dua Polisi Gadungan di Malingping Culik dan Siksa Warga, Uang Jutaan Rupiah Turut Dirampas

Banten

Kapolda Banten Sampaikan Commander Wish Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat’

BERITA TERBARU

Gerakan Sembilan Desak Pemkab Lebak Tutup Batching Plant PT BCL dan PT Alin

Pemerintah Azerbaijan Larang Hijab di Sekolah, Gelombang Protes Pecah

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Lari dari Proses Hukum, Kakak Ipar Pemerkosa Adik di Binuang Serang Jadi Buronan Polisi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version