GazanaPublika.com, Masalah krusial yang terjadi di Kabupaten Lebak, tentu bukanlah rahasia umum. Publik menilai problematika yang kian hadir pada sektor pendidikan dan ekonomi, tidak dapat ditindak lanjuti secara cepat oleh Pemerintah Daerah.

Dikatakan Nurajimanto, Ketua Cabang PMII Lebak, bahwa pihaknya mempertanyakan tindakan cepat yang harus dilakukan Pemerintah Daerah.

Alih-alih menghadirkan kebijakan yang berpihak pada rakyat, Pemda justru membiarkan kesenjangan semakin melebar dalam sektor pendidikan dan infrasuktur. Pendidikan seharusnya menjadi jalan menuju kesejahteraan dan kemajuan daerah. Namun, realitas menunjukkan masih banyak anak-anak yang tidak mampu melanjutkan pendidikan karena keterbatasan ekonomi keluarga, serta kualitas tenaga pendidik yang belum merata, diberbagai wilayah Kabupaten Lebak.

“Kompleksitas permasalahan di Kabupaten Lebak, tidak perlu diterawang secara kasat mata. Persoalan kurangnya tindakan untuk sebatas memperbaiki fasilitas umum, membangun insfratruktur yang layak, dan meningkatkan kualitas pendidikan merupakan landasan kurangnya keseriusan Pemda dalam menangani kebutuhan masyarakat,” ungkap Nurajimanto, Malingping, Kabupaten Lebak (3/9/2025).

Dan lagi,  ungkap Aji, kegagalan dibidang ekonomi dan pendidikan, menunjukkan bahwa Pemda telah gagal menjalankan amanat rakyat. Lebih lanjut, pihaknya mendesak Pemda untuk segera mengambil langkah konkret yang berpihak kepada rakyat, memperbaiki sistem ekonomi secara adil dan merata, serta memastikan pendidikan dapat diakses oleh seluruh masyarakat Kabupaten Lebak melalui pemerataan ekonomi terkhusus kepada masyarakat yang kurang mampu.

“Akses pendidikan harus didapatkan oleh seluruh masyarakat, Pemerintah Daerah harus jeli dalam melihat persebaran masih banyaknya masyarakat yang kurang mampu. Oleh sebab itu, terkadang ekonomi keluarga menjadi sasaran utama tidak bisa melanjutkan pendidikan, Kami ingin secepatnya pemerintah melakukan tindakan konkret untuk menjawab persoalan tersebut,” paparnya.(drix)

Redaksi

Exit mobile version